Senin, 27 Zulqaidah 1435 / 22 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soal Kasus Suap Sesmenpora, KPK Didesak Tetapkan Andi Malarangeng Jadi Tersangka

Rabu, 18 Mei 2011, 18:06 WIB
Komentar : 0
Antara/Saptono
Andi Mallarangeng
Andi Mallarangeng

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menjadikan Menpora Andi Malarangeng sebagai tersangka dalam kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games, Palembang. Pasalnya Andi  sebagai atasan Sesmenpora--yang telah jadi tersangka, Wafid Muharam, diduga  mengetahui keberadaan dana talangan dari pihak swasta yang masuk ke kas Kemenpora.

"Dana talangan dari swasta itu tidak boleh, kalau kemudian terbukti ada intrusksi atau setidaknya menyetujui dana talangan ya harus ditetapkan sebagai tersangka," kata Kordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Bonyamin Saiman saat dihubungi, Rabu (18/5).

Sebelumnya, salah satu tersangka kasus tersebut, Wafid Muharam yang merupakan bawahan Andi Malarangen pernah mengungkapkan  jika perolehan dana dari pihak swasta selalu dilaporkan ke Kemenpora. Termasuk dana sebesar Rp3,2 miliar berbentuk cek, yang kini disita KPK.

Bonyamin mengatakan, hal tersebut secara otomatis mengindikasikan jika jajaran Kemenpora mengetahui aliran dana yang masuk dari pihak swasta. Lagi pula, ia menekankan, dana talangan itu secara kelembagaan keputusannya ada di menteri.

Reporter : Muhamad Hafil
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar