Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Kapolres Subang: Sopir Selamat, Masih dalam Perawatan

Ahad 11 February 2018 03:19 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Endro Yuwanto

Evakuasi korban kecelakaan bus pariwisata di tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (10/2).

Evakuasi korban kecelakaan bus pariwisata di tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (10/2).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Polisi belum bisa menetapkan status sang sopir bus pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni mengatakan, sopir bus pariwisata dalam kecelakaan di Turunan Emen, Subang, Jawa Barat, masih dalam perawatan. Namun ia enggan memberitahukan kapan akan dilakukan pemeriksaan terhadap sopir.

"Betul ada 27 korban meninggal, 24 diantaranya sudah diketahui identitasnya, sementara tiga lainnya belum. Sopir masih hidup, sedang dalam perawatan," kata Joni kepada Republika.co.id, Ahad (11/2) dini hari WIB.

Lebih lanjut, Joni belum menginformasikan berapa saksi yang telah diperiksa, serta belum bisa menetapkan status sang sopir bus pariwisata.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi sebuah kecelakaan yang menewaskan 27 orang terjadi di Turunan Emen, Subang, Jawa Barat, diduga bus mengalami rem blong. Kejadian berawal pada Sabtu (10/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Bus dikemudikan oleh Amirudin (32 tahun), datang dari arah Bandung (selatan) menuju arah Subang (utara).

Saat melintasi jalan yang menurun dan berkelok, ia tidak dapat mengendalikan kendaraannya, diduga rem blong. Bus pun hilang kendali dan menghantam sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi T 4382 MM, identitas pengendara motor ini belum diketahui hingga saat ini. Setelah menghantam motor, bus menabrak tebing sebelah kiri (barat) jalan, lalu terguling di bahu jalan sebelah kiri (barat).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES