Ahad , 22 Oktober 2017, 21:17 WIB

Program Jokowi-JK Sangat Dirasakan Masyarakat Daerah

Red: Elba Damhuri
Dok Ditjen Cipta Karya
Pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran Indonesia
Pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Bupati Landak, Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa menilai tiga tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai terlihat, terutama pada pembenahan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Masyarakat daerah telah merasakan dampak kebijakan kedua pemimpin negara itu.

"Menurut saya, berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Jokowi-JK sudah membuahkan hasil, selama menjabat tiga tahun terakhir ini. Namun, untuk menyukseskan program itu, perlu dilakukan pemantapan pada jajaran pemerintahan daerah," kata Karolin di Ngabang, Ahad (22/10), seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan, keberhasilan pembangunan tersebut mulai dirasakan pada bidang pelayanan dasar, seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Karolin juga mengatakan, melihat program reformasi agraria yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK diharapkan berbagai persoalan agraria. Ini terutama di daerah perkampungan dan kawasan perbatasan bisa mendapatkan kepastian, sehingga masyarakat bisa memiliki hak milik dari tanah mereka.

Program dana desa juga sudah terbukti menyentuh langsung masyarakat di tingkat desa dan ini sangat baik. "Saya jelas berharap agar program ini bisa membantu percepatan pengentasan kemiskinan di tingkat desa," tutur Karolin.

Selain itu, kata Karolin, program pertanian yang dilakukan oleh pemerintah saat ini juga berjalan sangat baik. Program ini mengadakan perluasan pembukaan lahan pertanian, menjadi salah satu hal penting agar bangsa ini mampu swasembada pangan dan para petani semakin sejahtera.

Mantan Anggota DPR itu juga menilai, program replanting tanaman sawit diharapkan juga bisa segera dilaksanakan. Ini penting karena melalui program ini petani swadaya yang biasanya tidak memiliki kemampuan dalam menyimpan dana, mampu memperbaiki kualitas hidup mereka. Terlebih, di Landak, dan Kalbar umumnya, banyak petani sawit swadaya yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.