Ahad , 15 October 2017, 05:58 WIB

Jokowi Minta Penunjang Wisata di Danau Toba Ditingkatkan

Rep: Desy Susilawati/ Red: Endro Yuwanto
Antara/Septianda Perdana
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa warga sebelum menyeberangi Danau Toba untuk berkunjung ke Pulau Samosir di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (21/8).
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa warga sebelum menyeberangi Danau Toba untuk berkunjung ke Pulau Samosir di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (21/8).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta sarana penunjang wisatawan di kawasan Danah Toba, Sumatra Utara, agar disiapkan dan ditingkatkan. Potensi besar di sektor pariwisata Danau Toba, kata dia, harus dimanfaatkan.

Karena itu, Presiden meminta pemerintah terus berupaya mempersiapkan sejumlah sarana yang mendukung pertumbuhan kawasan tersebut.

"Di semua titik yang ada di kabupaten di Danau Toba ini semuanya sangat cantik. Semuanya sangat indah. Tinggal memoles dan mempromosikan, tapi fasilitas itu harus siap semuanya," ujar Jokowi, dari siaran resminya, Ahad (15/10).

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan, pemerintah akan fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan jalan tol tersebut akan terus disambungkan. "Akan diteruskan lagi kemungkinan pembebasan lahan mulai tahun depan. Insya Allah sudah dimulai pembebasan lahan," ungkapnya.

Apalagi, menurut Jokowi, area tersebut masuk dalam kawasan pengembangan ekonomi khusus. Sehingga, pengembangan Bandara Silangit dan jalan tol sekitar kawasan tersebut sangat penting dilakukan. "Fasilitas infrastruktur seperti itu penting dalam rangka pengembangan pariwisata di Danau Toba," ucap dia.

Selain itu, sejumlah produk wisata yang ada di kawasan Danau Toba juga harus mulai diperbaiki dan dipromosikan secara lebih luas. "Yang juga tak kalah pentingnya adalah produk-produk wisata yang ada di sini. Harus mulai dibenahi, seni budaya juga mulai ditampilkan," kata Jokowi.

Salah satunya adalah dengan membuka rute penerbangan langsung dari Singapura ke Bandara Silangit. Hal itu dilakukan sebagai upaya promosi yang dilakukan pemerintah. "Nanti akhir bulan ini ada penerbangan langsung dari Singapura ke Silangit. Meskipun masih pesawat bombardir. Kami coba, kami paksa jalan," katanya.