Selasa , 10 August 2010, 04:33 WIB

Bangun Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kedaerah

Rep: Teguh Firmansyah/ Red: Budi Raharjo
Firmanzah
Firmanzah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pemerintah harus mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata, tidak hanya bergantung oleh satu atau dua pulau. Pemerataan pertumbuhan dilakukan dengan pembangunan ekonomi berbasis kedaerahan.

''Konsentrasi pertumbuhan tidak hanya di Jawa atau Sumatra, tapi juga di Kalimantan atau Sulawesi, sehingga ini bisa membuat ketahanan secara ekonomi,'' ujar Dekan Ekonomi Fakultas Ekonomi UI, Firmanzah, saat ditemui di sela-sela peluncuran program studi baru Defence Economics, Universitas Pertahanan Indonesia, Senin (9/8).

Sebagaimana diketahui dalam data Badan Pusat Statistik Nasional (BPS) terungkap Struktur ekonomi pada kuartal kedua tahun 2010 sekitar 80 persen kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada di pulau Jawa dan Sumatra. Jawa memberikan sumbangsih 57,5 persen, sedangkan Sumatera 23,7 persen.

Sementarara beberapa pulau lain, yakni Bali dan Nusa Tenggara (2,7 persen), Kalimantan (9,6 persen), dan Sulawesi (4,6 persen), Sisanya maluku dan Papua hanya memberikan sumbangann 1,9 persen.

Menurut Firmanzah, upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dengan melihat basis pembangunan daerah. Pembanguna juga melihat dari spesialisasi daerahnya masing-masing. Misalkan Sulawesi, jika wilayah tersebut ingin dibangun basis perikanan maka aturan-aturan pendukungnya harus dibuat. Ketentuan itu, kata Firman, harus mendorong peningkatan investasi.