Jumat , 29 September 2017, 17:58 WIB

Warga dan Santri di Sukabumi Nobar Film G30S/PKI

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bayu Hermawan
wikipedia.com
Poster film Pengkhiatan G30S PKI.
Poster film Pengkhiatan G30S PKI.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Warga dan Santri di Kota Sukabumi akan menggelar nonton bareng (Nobar) film pengkhianatan G-30S/PKI Jumat (29/9) malam. Rencananya, nobar film tersebut akan dilakukan di Pesantren Dzikir Alfath di Kecamatan Gunungpuyuh.

Dalam kesempatan tersebut rencananya hadir pimpinan Ponpes Dzikir Alfath Sukabumi Fajar Laksana dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Selain di Pesantren Dzikir Alfath, rencananya nobar film G-30S/PKI akan dilakukan masyarakat Sukabumi di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi pada Sabtu (30/9) malam.

''Nobar film ini untuk mengenang dan mengambil pelajaran dari sejarah yang sudah pernah terjadi di Indonesia,'' ujar Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Republika.co.id, Jumat (29/9).

Sehingga lanjut dia masyarakat tidak melupakan kejadian tersebut. Pemutaran film ini juga terang Fahmi, untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini dari kemungkinan tumbuh dan berkembangnya kembali faham komunisme di negara tercinta ini.

"Jangan sampai generasi muda tidak mengetahui sejarah dan akhirnya terpengaruh dengan paham komunisme," katanya.

Ditambahkan Fahmi, nobar film pengkhianatan PKI dilakukan unuk menjaga dan memperkuat ideologi bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Harapannya sambung dia persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

Fahmi mengungkapkan, nobar film di Pesantren Dzikir Alfath tidak hanya dihadiri santri. Melainkan ujar dia dihadiri para warga sekitar. Sebelumnya, ribuan pelajar Kota Sukabumi menggelar nobar film G-30S/PKI pada Senin (25/9) d Gedung Juang 45 Sukabumi. Dalam kesempatan hadir pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.