Rabu , 27 September 2017, 16:48 WIB

Ada 45 Destinasi Wisata di Purwakarta

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Yudha Manggala P Putra
Yogi Ardhi/Republika
Pertunjukan air mancur di Taman Sri Baduga, Purwakarta. (Foto: Yogi Ardhi/Republika)
Pertunjukan air mancur di Taman Sri Baduga, Purwakarta. (Foto: Yogi Ardhi/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Pemkab Purwakarta mengklaim ada penambahan destinasi wisata kurun waktu dua tahun terakhir. Pada 2015 lalu, ada 32 objek wisata yang bisa dikunjungi masyarakat.

Akan tetapi, selama dua tahun terakhir bertambah jadi 45 destinasi wisata. Penambahan destinasi wisata ini, merupakan hal positif.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, mayoritas destinasi wisata di wilayahnya menyuguhkan keindahan dan eksotisme alam. Seperti, air terjun, pegunungan atau objek wisata berbasis air. Akan tetapi, seiring dengan pembangunan, saat ini mulai ada penambahan objek wisata yang memang dibuat khusus.

Salah satunya yang lagi populer yaitu, air mancur menari Taman Sri Baduga Situ Bulued serta perpustakaan digital diorama."Penambahan objek wisata ini bukan tanpa sebab. Kami merancangnya dan membangunnya untuk kebutuhan masyarakat," ujar Dedi, kepada Republika.co.id, Rabu (27/9).

Menurut Dedi, selama ini masyarakat Purwakarta bila akhir pekan ataupun libur panjang selalu mengunjungi daerah lain yang kaya akan destinasi wisata. Seperti ke Bandung, Garut, Bogor ataupun luar provinsi.

Melihat kondisi itu, pemkab berupaya membuat fasilitas publik berbasis wisata dan edukasi. Supaya, warga ini tidak harus bepergian ke luar kota melulu. Cukup berlibur di rumah, setiap akhir pekan mereka bisa menyambangi tempat-tempat yang rekreasi. Bahkan, tempat yang punya nilai edukasi.  "Selain air mancur dan diorama, kami juga punya Taman Pesanggrahan, setiap hari Ahad banyak permainan anak tradisional di lokasi itu," ujarnya.

Tetapi, objek wisata berbasis alam juga masih jadi favorit. Seperti, Waduk Jatiluhur, Gunung Parang, serta Waduk Cirata. Sampai saat ini, sambung Dedi, pihaknya masih melakukan penataan untuk penambahan destinasi wisata lagi. Seperti, museum wayang, museum keramik serta taman baca."Yang belum bisa kami wujudkan itu, yakni mall dan bioskop. Karena, dibutuhkan investor bermodal besar," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta Heri Anwar, mengatakan, penambahan destinasi wisata ini merupakan komitmen pemkab untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat. Selain itu, tempat-tempat yang berpotensi jadi objek wisata yang dikelola perseorangan juga banyak bermunculan.

"Seperti, kolam renang, perkebunan yang jadi tempat wisata fotografi, serta tempat wisata kuliner," ujarnya. Dengan bertambahnya destinasi wisata ini, diharapkan kunjungan masyarakat ke Purwakarta meningkat. Terutama di akhir pekan. Contohnya saja, setiap akhir pekan saat pertunjukan air mancur menari, pengunjung yang datang bisa mencapai 15 ribu orang.

Berita Terkait