Ahad , 17 September 2017, 23:40 WIB

Kegembiraan Seribu Anak Paud Warnai HUT Himpaudi

Red: Karta Raharja Ucu
Republika/ Wihdan
Anak Paud (ilustrasi)
Anak Paud (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKA -- Sekitar 1.000 anak usia dini di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti jalan sehat keluarga dan lomba menggambar. Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi).

"Jalan sehat keluarga dan lomba menggambar langsung mewarnai ini kita gelar untuk memberi semangat dan kegembiraan kepada anak-anak PAUD sekaligus menyemarakkan HUT ke-12 Himpaudi," kata Ketua Pengurus Wilayah (PW) Himpaudi Provinsi Kepulauan Babel, Djamilah di Pangkalpinang, Ahad (17/9).

Ia menyebutkan jalan sehat keluarga diikuti anak-anak PAUD, sedangkan lomba menggambar serta mewarnai diikuti oleh ibu dan anak. "Dalam perlombaan ini kita mengajak orang tua dan anak untuk menunjukkan kebersamaannya menyalurkan bakat dan kreativitas agar bakat tersebut terus tertanam dalam fikiran anak PAUD," ujarnya.

Bunda PAUD, Melati Erzaldi menambahkan dalam peringatan HUT ke-12 Himpaudi ini diharapkan pendidik dan tenaga kependidikan di semua lembaga PAUD dapat meningkatkan kualitasnya dalam mendidik anak usia dini, karena masa emas anak dimulai sejak usia dini. "Ini jadi momentum bagi kita dalam membentuk karakter anak. Karena itu kualitas tenaga pendidik PAUD harus terus ditingkatkan sehingga kita mampu menciptakan generasi emas di masa depan," ujarnya.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan juga berharap pendidik dan tenaga kependidikan di lembaga PAUD harus dapat meningkatkan kualitas dan kompetensinya agar dapat melahirkan generasi emas yang berkualitas. "Pendidik PAUD harus dapat meningkatkan kompetensi dan kualitasnya karena masa emas anak usia dini sangat berpengaruh untuk masa yang akan datang. Selain memberi beasiswa peningkatan kualifikasi bagi pendidik PAUD, kita juga akan berjuang agar pendidik PAUD mendapatkan kesejahteraan yang sama dengan guru-guru formal lainnya," ujarnya.

Sumber : Antara