Kamis , 11 Mei 2017, 22:09 WIB

Pollux Properties Agresif Bangun Karawang Jadi Kota Teknologi Terbesar

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Dwi Murdaningsih
Yasin Habibi/Republika
Kenaikan harga yang rutin membuat investasi properti masih jadi primadona.
Kenaikan harga yang rutin membuat investasi properti masih jadi primadona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pollux Properties, developer papan atas sangat agresif merencanakan akan membangun proyek raksasa pengembangan Pollux Technopolis, yaitu Central Business District (CBD) terbesar di Jawa Barat dengan luas 45 hektar di Karawang.

"Jika kondisi ekonomi belum stabil, membuat beberapa pengembang properti lain, menunda proyeknya bahkan ada yang merubah konsep produknya. Kami tidak  begitu," kata Direktur Sales & Marketing Pollux Properties, Maikel Tanuwidjaja melalui siaran pers kepada Republika.co.id, Rabu (10/5).

Dia mengatakan, alasan memilih Karawang, karena properti di Jakarta sudah penuh dan harga tanahnya pun sudah terlalu tinggi. Adapun perkembangan di Karawang, kata Maikel, dinilai akan masif sekali karena masih banyak lahan yang kosong.

Menurut Mikael, potensi untuk berinvestasi di wilayah Karawang masih besar. Pasalnya, lanjut dia, beberapa proyek infrastruktur seperti Jalan Tol Trans Jawa (Cikopo-Palimanan), Jalan Nasional Pantura, dan kereta api cepat Jakarta-Bandung akan melintasi wilayah ini.

"Pertumbuhan ekonomi di Karawang juga di atas rata-rata nasional, jika nasional 5,18 persen maka di Karawang mencapai 7 persen," kata Maikel.

Maikel menyatakan, pada proyek kali ini, Pollux akan membangun sebuah CBD yang di dalamnya terdapat fasilitas Apartement Modern, Mall dan Hi Rise building terpadu di kawasan Internasional Karawang. Selain itu, kata dia, dilahan sebesar 45 hektar tersebut direncanakan akan dibangun pula rumah sakit Habibie & Po, salah satu kerjasama dengan Presiden ke-5 RI, BJ Habibie dan Po Sun Kok, Chairman Pollux Properties yang memakan biaya hingga 50 triliun rupiah.

Maikel menjelaskan, dalam mengembangkan Pollux Technopolis tersebut, Pollux Properties bekerja sama dengan CNQC Qingjian International kontraktor besar asal Tiongkok. Director of Accounting and Finance Pollux Properties,Lie Iwan Aliwayana pun menyatakan kegembiraannya dalam menyambut kerjasama dengan Qingjian International Group.  
"Kami percaya, kerja sama ini dapat memberi kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan bertambahnya lapangan kerja baru, dan dengan perpindahan pengetahuan serta teknologi,” ujar Lie.