Selasa , 04 April 2017, 22:00 WIB

Buka Tutup Jalan Antisipasi Kemacetan di Jalur Evakuasi Korban Longsor

Rep: Andrian Saputra/ Red: Karta Raharja Ucu
Republika/Raisan Al Farisi
Lansekap longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (4/4).
Lansekap longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (4/4).

REPUBLIKA.CO.ID, PONOROGO --- Warga dan relawan yang akan menuju Dusun Tangkil, Banaran diimbau tidak membawa kendaraan. Hal ini untuk menghindari kemacetan lantaran menumpuknya kendaraan evakuasi korban bencana longsor di Dusun Tangkil.

"Sudah terlalu banyak kendaraan di atas, jadi tolong warga mengerti, relawan pun seperlunya saja, bawa cangkul dan alat evakuasi, mobil ambulance sudah ada jangan sampai masuk lagi," tutur Koordinator BPBD di ring 3, Sidik Pranowo saat mengatur lalu lintas menuju ring 1 di Dusun Tangkil, Selasa (4/4) pagi.

Bagi warga yang mempunyai keperluan mendesak menuju Dusun Tangkil, kata dia menjelaskan, BPBD dan Kepolisian akan membantu mengantardengan sepeda motor. Sembilan unit sepeda motor disediakan dari Desa Wagir Kidul menuju Dusun Tangkil, Desa Banaran.

Pantauan Republika.co.id, BPBD dan Polisi melakukan buka tutup jalan mulai pukul 6.00 WIB. Buka tutup jalan di mulai dari ring 1 atau Posko Dinas Sosial di Desa Wagir Kidul. Untuk diketahui akses dari ring 1 menuju lokasi bencana longsor bberjarak sekitar 6 kilometer. Kendaraan roda empat hanya mampu masuk hingga ring 2. Sementara itu untuk mencapai posko utama di ring 1, harus menggunakan sepeda motor jenis trail, hal ini dikarenakan kontur jalan berupa tanah dan batu.