Selasa , 30 August 2016, 16:41 WIB

BJ Habibie akan Kunjungi Lampung

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah
Edwin Dwi Putranto/Republika
BJ Habibie (Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika)
BJ Habibie (Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengundang Presiden RI ketiga, BJ Habibie untuk memberikan ‘wejangan' terkait Hari kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) pada 14 September mendatang. Kehadiran BJ Habibie berkenaan dengan Lampung yang sedang giat membangun daerah berbasis teknologi.

Dalam rapat di Kantor Bappeda Lampung, Selasa (30/8), Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Sutono mengatakan, kehadiran Presiden ketiga BJ Habibie dapat memacu pembangunan di wilayah Lampung yang saat ini sedang gencar-gencarnya membangun daerah berbasis teknologi.

“Pembangunan di berbagai sektor di Lampung dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan dan kemajuan teknologi,” kata Sutono, yang juga kepala Dinas Kehutanan Lampung.

Pembangunan sektor Ketahanan Pangan, Pertanian, Industri, dan Pariwisata, Sutono mengatakan sudah menerapkan kemajuan teknologi. Ia mengatakan kehadiran BJ Habibie diharapkan dapat menjadi momentum dan memotivasi semua pihak untuk membangun Lampung ke depan dengan memanfaatkan teknologi. “Pengalaman Pak Habibie dapat menjadi motivasi bagi kita di daerah untuk membangun dengan berbasis teknologi,” ujarnya.  

Kepala Balitbangnovda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan menjelaskan, terkait kunjungan BJ Habibie mendatang, ada dua agenda penting yang akan dilaksanakan yakni meresmikan gedung pusat informasi bisnis dan teknologi di BPPT. Selain itu juga memberikan kuliah umum kepada perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Lampung, yang akan diselenggarakan di Institut Teknologi Sumatera.

"Dalam acara nanti juga akan ada pameran dari berbagai akademisi, perusahaan serta SKPD dalam hal inovasi di bidang teknologi inovasi serta meresmikan berbagai hasil produk-produk inovasi di Lampung," jelasnya.

Irsan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai lembaga penelitian serta akademisi di Lampung akan memfokuskan empat topik. Di antaranya terkait ketahanan pangan, ketahanan energi baik energi baru dan energi terbarukan, ketahanan kesehatan dan obat-obatan, sumber daya maritim, dan konektivitas di Lampung.