Kamis , 26 May 2016, 04:30 WIB

Pengetahuan Pengasuhan Pengaruhi Perkembangan Anak

Red: Yudha Manggala P Putra
pixabay
Langkah pertama anak menjadi tonggak penting dalam perkembangan anak. Khususnya untuk perkembangan motoriknya.
Langkah pertama anak menjadi tonggak penting dalam perkembangan anak. Khususnya untuk perkembangan motoriknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti dan penulis mengenai pengasuhan Heather Biggar Tomlinson mengatakan pengetahuan pengasuhan yang dimiliki oleh orang tua mempengaruhi perkembangan anak.

Program pengasuhan merupakan hal yang sangat penting untuk semua ranah pendidikan bagi anak. Anak yang mendapatkan pengasuhan yang baik menghasilkan anak yang memiliki sifat yang baik, bahasa yang sopan, sehat. "Jadi, keahlian pengasuhan sangat mempengaruhi perkembangan anak," ujar Tomlinson dalam diskusi di Jakarta, Rabu (25/5).

Dia menambahkan aspek yang sangat mempengaruhi perkembangan anak adalah keluarga. Komunitas dan negara mempunyai peran penting dalam membuat panduan apa yang harus dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak.

Untuk itu, perlu satu badan terintegrasi yang menaungi mengenai keterampilan pengasuhan tersebut. "Orang tua atau pengasuh utama lainnya memiliki pengaruh langsung dan paling kuat pada kesejahteraan anak terkait perkembangan fisik, kognitif, psikososial dan emosionalnya," ujar dia.

Agar perkembangan anak optimal, maka setiap anak membutuhkan sedikitnya satu pengasuh utama yang dapat dia percaya dan berhubungan erat.

Namun, orang tua bukanlah satu-satunya yang bertanggungjawab atas kesejahteraan anak. Pemerintah dan masyarakat juga berperan penting, karena interaksi anak dengan keluarganya dan lingkungan yang lebih luas akan membentuk perkembangan anak tersebut.

Konvensi Persatuan Bangsa Bangsa tentang Hak Anak pada 1990 dan Peraturan Presiden tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD HI) menetapkan kerangka kerja yang menyerukan keterlibatan pemerintah, lembaga dan masyarakat.

Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Sukiman, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan 5.000 instusi pendidikan di Tanah Air untuk memberikan pendidikan keluarga.

Pendidikan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan keluarga. "Untuk tahun pelajaran baru nanti, orang tua akan dilibatkan. Kami akan memberikan semacam peralatan, yang mana nantinya akan terjadi interaksi yang baik antara orang tua dan sekolah," jelas Sukiman.

Sumber : Antara