Senin, 2 Safar 1436 / 24 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soal Air Sungai di Bontang Jadi 'Darah', Polisi Akan Jerat Pelakunya

Rabu, 12 Februari 2014, 20:13 WIB
Komentar : 0
Youtube.com
Air Sungai yang berubah merah seperti darah di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Air Sungai yang berubah merah seperti darah di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA- Polres Bontang masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana terkait pencemaran sungai di Tanjung Laut, Kelurahan Api-api yang berubah warna menjadi merah pekat seperti darah.

Kepala Bagian Operasional Polres Bontang, Komisaris Eko Suroso menyatakan masih menunggu hasil laboratorium dari sampel air sungai yang berwarna merah tersebut yang telah diambil oleh tim identifikasi Polres Bontang bersama PT Sucofindo.

"Sampelnya masih diuji di laboratorim PT Sucofindo. Dari hasil laboratorium itu nanti akan diketahui apakah mengandung zat berbahaya atau tidak dan dari situ kita bisa ketahui sejauh mana dampaknya yang bisa memberi dasar apakah ada kemungkinan mengarah ke pidana," kata Eko Suroso, Rabu (12/2).

Polres Bontang lanjut Eko Suroso telah memeriksa sejumlah warga, termasuk Sentot, warga yang mencuci drum bekas yang masih berisi larutan pewarna, diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan warna sungai menjadi merah. Warna sungai yang berada di Tanjung Laut Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Selatan itu pada Rabu pagi kata Eko Suroso kembali normal.

"Sejak tadi pagi, warna sungai itu kembali normal yakni berwarna coklat setelah semalam (Selasa malam hingga Rabu dinihari) terjadi hujan. Namun, penyelidikan tetap jalan sambil menunggu hasil uji sampel air itu dari laboratorium Sucofindo," ujar Eko.

Sementara, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bontang, Suryanto mengakui belum menerima informasi terkait hasil investigasi Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bontang terkait perubahan warna sungai tersebut. "Sampai tadi malam (Selasa) Kepala BLH sendiri yang langsung memimpin penelusuran untuk menghimpun data dan keterangan terkait perubahan warna sungai itu dan sampai sore ini (Rabu) kami belum mengetahui hasilnya," jelas Suryanto.

Pada Selasa sore (11/2) warga digemparkan oleh perubahan warna air sungai menjadi merah di kawasan Tanjung Laut Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Selatan. Bahkan, perubahan warna sungai menjadi merah layaknya warna darah segar itu oleh sebagian masyarakat dikaitkan dengan adanya fenomena alam.

Redaktur : Bilal Ramadhan
Sumber : Antara
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ada-Ada Saja, Ketika Jokowi 'Bernyanyi' di KTT APEC
JAKARTA --  Pidato presiden Joko Widodo pada acara KTT APEC ternyata menarik seorang komposer, Eka Gustiwana. Penggalan pidato Jokowi disusunya menjadi sebuah speech...

Berita Lainnya

Duarrr, Sebuah Rumah Meledak di Pasuruan

Bantuan Logistik di 43 Pos Pengungsian Sinabung Tak Merata

Pulau Bali Diisukan Dijual ke WNA