Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pengungsi Korban Letusan Sinabung Meningkat

Kamis, 05 Desember 2013, 22:27 WIB
Komentar : 1
  Seorang ibu memegang putrinya saat mereka berjalan di bawah atap perumahan yang tertutup abu Gunung Sinabung di Brastagi di Kabupaten Karo, Sumut, Senin (25/11).   (Reuters/Beawiharta)
Seorang ibu memegang putrinya saat mereka berjalan di bawah atap perumahan yang tertutup abu Gunung Sinabung di Brastagi di Kabupaten Karo, Sumut, Senin (25/11). (Reuters/Beawiharta)

REPUBLIKA.CO.ID, LANGKAT -- Pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung yang ditampung di Balai Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei, Langkat, Sumatera Utara, sudah mencapai 339 orang.

"Sudah 339 orang pengungsi yang ditampung di balai desa Telagah," kata salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Langkat Selamet di Sei Bingei, Kamis (5/12).

Pengungsi yang 339 orang itu terdiri dari laki-laki 171 orang dan perempuan 168 orang, katanya. Sementara itu, dari 399 pengungsi yang ditampung di lokasi pengungsian terdapat anak balita ada 52 orang yang ikut orang tuanya mengungsi, sedangkan anak-anak 94 orang, dewasa 179 orang dan lansia 14 orang.

Selamet juga menjelaskan bahwa ada lima desa dari kecamatan Naman Teran Kabupaten Tanah Karo yang sekarang mengungsi.

Mereka berasal dari desa Kebayekan 126 orang, Kuta Rakyat 196 orang, Sigarang-garang delapan orang, Kuta Gugung enam orang dan Kuta Embelin tiga orang.

"Hingga sekarang ini para pengungsi telah menjadi perhatian terbukti banyaknya bantuan yang terus mengalir, untuk disalurkan kepada para pengungsi," katanya.

Bantuan yang datang berasal dari DPD Partai Golkar Langkat, Korpri Langkat, Nasdem Sumut, Dinas Pendidikan dan Pengajaran, Taman Siswa, PMI, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, maupun juga perorangan.

"Untuk makan pengungsi seminggu ke depan masih cukup," ujarnya, karena banyaknya bantuan yang diterima di posko pengungsian

Sementara penyakit yang diderita para pengungsi sejauh ini berupa demam, pilek, sakit perut, alergi, gatal-gatal, sakit gigi, batuk. Mereka mendapatkan perhatian pengobatan dari petugas kesehatan yang ditempatkan disana.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar