Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 / 30 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kapolda: Sespri Pemilik Foto Bugil Dinonaktifkan

Selasa, 29 Oktober 2013, 16:29 WIB
Komentar : 0
AP/Ben Margot
Facebook
Facebook

REPUBLIKA.CO.ID,BANDARLAMPUNG--Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko mengatakan anggota polisi yang juga sekretaris pribadi, Brigpol RK, yang diduga sebagai pelaku dan pemilik foto bugil untuk sementara telah dinonaktifkan.

"Ya jelas (dinonaktifkan), sesuai prosedur, tapi 'kan baru tadi malam (ketahuan), masih diproses," kata Heru usai acara serah terima jabatan Kapolri di Markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa.

Brigpol RK, menurut Heru, telah bertugas selama lima tahun menjadi Sekretaris pribadi (sespri) Kapolda Lampung. "Saya datang (menjabat Kapolda), ia sudah jadi sespri," ujarnya.

Menurut Heru, kasus tersebut langsung diaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polda Lampung. Ia menambahkan kejadian terkait pelanggaran disiplin seperti jelas tidak diperbolehkan.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan yang bersangkutan telah diperiksa Selasa pagi. Menurutnya, kepolisian setempat tengah memeriksa apakah foto yang diunggah itu asli atau tidak.

"Ataukah fitnah atau foto asli, saya belum dapat hasil pemeriksaannya," ucapnya.
Sebelumnya, tiga foto yang diduga potret sespri Kapolda Lampung, beredar di jejaring sosial dengan pose menantang. Diduga foto-foto tersebut diambil di rumah kontrakan polwan itu.

Berdasarkan penelusuran akun jejaring sosial yang diduga milik Brigpol RK itu telah diblokir, sejak Selasa pagi koleksi foto pribadinya sudah tidak bisa dibuka lagi.

Sementara itu, ruang sespri Kapolda Lampung, tempat dia sehari-hari bekerja tetap terlihat normal seperti biasanya, hanya saja polwan yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar