Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kasus Pembunuhan di Banjarmasin Meningkat

Wednesday, 09 October 2013, 18:01 WIB
Komentar : 1
IST
Ilustrasi pembunuhan.
Ilustrasi pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Kasus kejahatan dengan pembunuhan di wilayah Kota Banjarmasin meningkat dan dalam sepekan terakhir telah terjadi tiga di tempat dan lokasi yang berbeda.

Menurut data yang dihimpun, Rabu, tiga kasus pembunuhan dalam pekan pertama Oktober 2013 di wilayah Jalan Banjar Indah Permai Komplek Greend Resident Banjarmasin Selatan.

Korban pembunuhan Lucky Daniar Inggarvani (19) Mahasiswi Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin semester tiga, meninggal dunia dengan belasan mata luka akibat senjata tajam.

Selanjutnya, kasus pembunuhan tersebut terjadi diwilayah Kelayan B Simpang Limau tepatnya didekat SMPN 18 Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin terjadi pada Ahad (6/10) siang sekitar pukul 14.00 Wita.

Dalam kejadian kasus pembunuhan tersebut, telah menewaskan seorang buruh bangunan bernama Muhammad Razi alias Razi (21) warga Komplek Gerilya jalan Kelayan B Gang Gais Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, korban tewas dengan mengalami tiga mata luka akibat senjata tajam.

Selanjutnya Selasa (8/10) malam sekitar pukul 21.30 wita kembali terjadi kasus pembunuhan di jalan Padat Karya Sungai Andai Banjarmasin Utara di lokasi pasar tungging di kawasan tersebut.

Korban yang tewas dalam kejadian tersebut diketahui bernama Hendra (25) bekerja sebagai buruh serabutan, warga Desa Trantang Kabupaten Barito Kuala Kalsel itu meninggal dunia diperkirakan mengalami lima mata luka akibat senjata tajam.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...