Sabtu, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Mahasiswi Kedokteran

Jumat, 04 Oktober 2013, 15:39 WIB
Komentar : 1
Senjata api (Ilustrasi)
Senjata api (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, menembak pelaku pembunuhan seorang mahasiswi Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin saat dilakukan penangkapan.

Kepala Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Selatan, AKP Didik Subiayakto di Banjarmasin, Jumat mengatakan, pelaku ditangkap kurang dari 1X24 jam setelah kejadian pembunuhan tersebut.

Pelaku ditangkap pada Jumat (4/10) sekitar pukul 11.30 wita di Jalan Kelayan A tepatnya di samping Gang Antasari Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.

Penangkapan itu hasil penyelidikan anggota di lapangan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi, setelah didalami semua mengarah kepada pelaku.

Hasil interogasi petugas, pelaku diketahui bernama Oyong (nama panggilan 25) warga jalan Kelayan A Gang Antasari, saat ditangkap pelaku berada di pinggir jalan di jalan tersebut.

Dikatakan, dari pelaku Oyong, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua HP jenis Blackberry dan I Phone serta uang korban sebanyak Rp 450.000 dan kendaraan bermotor milik korban yang diambil pelaku.

Bukan itu saja, polisi juga mengamankan sebilah belati milik pelaku yang diduga digunakannya untuk menghabisinya nyawa korban saat ingin melakukan pencurian.

Selain itu juga, pelaku juga di tembak oleh anggota dilapangan karena saat ingin dilakukan penangkapan, pelaku sempat melawan dan menyerang petugas dengan belati.

Diketahui, Oyong seorang buruh bangunan yang bekerja sebagai buruh didepan rumah korban itu mengalami tiga mata luka tembak di kedua kakinya sebilah kiri dan kanan.

"Oyong sudah kita tangkap dan sekarang sedang menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara setelah itu kita lakukan pemeriksaan dan selanjutnya dilakukan penahanan di rumah tahanan Polresta Banjarmasin," tuturnya.

Kemungkinan pelaku dijerat dengan pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal seumur hidup.

"Buruh tersebut ditangkap kurang dari 1X24 jam, dan polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan mahasiswi Kedokteran yang diketahui bernama Lucky Daniar Enggarvani (19)" terang pria berbadan atletis itu.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sempurnakan Pembakaran, Cairan Ini Bantu Hemat BBM?
JAKARTA -- Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar telah naik sebesar dua ribu rupiah per liternya. Untuk menyiasati dan menghemat bahan...

Berita Lainnya

Granat Meledak di Bali, Satu Tewas

Warga Temukan Kaktus Bertuliskan Kalimah Allah