Wednesday, 4 Safar 1436 / 26 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ibu-Anak Kedapatan Jualan Narkotika

Monday, 30 September 2013, 23:56 WIB
Komentar : 0
Antara Foto
Garis Polisi (ilustrasi)
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin menangkap ibu dan anak yang kedapatan sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu di kota tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono Sik SH di Banjarmasin, Senin mengatakan, penangkapan itu hasil informasi masyarakat dan kinerja anggota dilapangan dalam melakukan penyelidikan.

Dari informasi tersebut, polisi berhasil menangkap ibu dan anak yang di ketahui berinisial HS (Ibu) dan SY (anak) yang beralamat di jalan Sutoyo S Banjarmasin Tengah.

Keduanya ditangkap pada Jumat (20/9) siang sekitar pukul 13.00 wita di tempat tinggalnya di jalan Sutoyo S Gang Bhakti Kelurahan Teluk Dalam Banjarmasin Tengah.

"Wilayah edar narkotika ibu dan anak itu tidak menutup kemungkinan mereka masuk dalam jaringan trans nasional dan kasus ini akan terus di kembangkan," ucapnya saat didampingi Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Dwi Ariwibowo dan Kasat Narkoba, AKP Noeryono.

Dikatakan, HS dan SY di gerebek dirumah dan ditemukan sabu-sabu seberat 77.32 gram dan ekstasi sebanyak lebih kurang 430 butir. Karena didapati barang bukti tersebut, ibu dan anak itu langsung digiring ke Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin untuk dilakukan penyidikan.

Hasil penyidikan sementara, kedua pelaku pengedaran narkotika itu langsung ditetapkan sebagai tersangka karena termasuk dalam pengedaran gelap narkotika.

Selain itu, mereka juga dijerat dengan pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan denda miliaran rupiah.

Sementara itu HS (ibu) mengakui barang haram itu milik mereka, dan dia mengajak SY (anak) membawa sepeda motor untuk bisa melancarkan bisnis mereka mengantar barang ke konsumen.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...

Berita Lainnya

Normalisasi Sungai, Pemkot Padang Butuh Dana Rp 1 Triliun