Minggu, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hanyut, 5 Anggota Mapala Unand Tewas

Minggu, 29 September 2013, 11:39 WIB
Komentar : 3
108jakarta
Orang hanyut (Ilustrasi)
Orang hanyut (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lima anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Andalas (Unand) ditemukan tewas saat menyebrang di pertemuan Sungai Jeruk dan Sungai Daniah, Padang, Sumatra Barat Sabtu (28/9). Sementara itu 2 lainnya selamat dan satu lagi hilang.

"Yang hilang masih dicari oleh tim SAR gabungan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan elektroniknya kepada Republika, Ahad (29/9).

Sutopo mengungkapkan kronologis kejadian hanyutnya anggota Mapala Unand. Ia mengatakan 8 anggota Mapala Unand sedang melakukan survey lokasi untuk rute PDM (Pendidikan Dasar Mapala).

Mereka bergerak dari Balimbiang menyusuri perbukitan daerah Padang Karuah, pada Sabtu (28/9) pukul 15.30 WIB. 

Saat tiba di Patamuan antara Sungai Jeruk dan Sungai Daniah, tim berencana akan menyeberang sungai. Namun, kondisi debit  air sungai meningkat sekitar 20 cm dari kondisi normal. Tim memutuskan berhenti menunggu kondisi debit air normal.

Sekitar pukul 18.00 WIB debit air sungai turun hingga 15 cm. Tim memutuskan untuk menyeberang. Saat sedang dalam penyeberangan tiba-tiba datang air bah. 6 anggota tim hanyut terbawa air, sedangkan 2 lainnya berhasil selamat karena masih berada di pinggir sungai.

Dua anggota Mapala Unand yang selamat tersebut melaporkan kejadian ke Sekretariat Mapala Unand.

Pusdalops BPBD Sumatra Barat (Sumbar) Ade Edward merinci 8 anggota Mapala Unand yang hanyut tersebut yaitu Aidil Akbar Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) angkatan 2011 (hanyut, masih dalam pencarian); Rizki Tega Mahasiswa FE angkatan 2010 (meninggal); Deni Linardo Mahasiswa Fakultas Pertanian angkatan 2010 (meninggal); Veglan Rizki Ananda Mahasiswa FE angkatan 2012 (meninggal); Artica Caspela Mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2011 (meninggal); Elin Florita Mahasiswa Teknologi Pertanian angkatan 2012 (meninggal); Ivo Nurdio Putra Mahasiswa Fakultas Sosiologi angkatan 2009 (selamat); dan Meta Ramarita mahasiswa Fakultas Peternakan angkatan 2010 (selamat). 

"2 orang anggota Mapala Unand yang selamat masih berada di Bukit Patamuan. Logistik mereka cukup untuk 3 hari," kata Ade dihubungi terpisah.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Djibril Muhammad
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...

Berita Lainnya

Bengkulu Segera Punya Lintasan Kereta ke Muaraenim

Gempa Mamuju Sulbar Tak Berpotensi Tsunami