Tuesday, 2 Syawwal 1435 / 29 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kompol Albertus: Jika Terlibat Saya Siap Dihukum Mati

Friday, 30 August 2013, 18:23 WIB
Komentar : -1
Antara/Arif Pribadi
 Garis Polisi (ilustrasi)
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisaris Polisi (Kompol) Albertus Eko Budiharto (38) anggota Kasubid Pengmas Humas Polda Jawa Barat, menuturkan siap dihukum mati jika memang terbukti secara hukum terlibat dalam pembunuhan sadis Branch Manager PT Venera Multi Finance Fransisca Yofie.

"Yang pertama, keyakinan saya tidak berubah dari awal bergulirnya proses penyelidikan ini. Bahwa saya siap dihukum mati dan mempertanggung jawbankan di mata hukum dan Tuhan kalau saya terlibat dalam perkara yang menyebabkan meninggalnya almarhumah Sisca Yofie," kata Kompol Albertus di Mapolda Jawa Barat Kota Bandung, Jumat (30/8).

Kompol Albertus saat ini, telah selesai diperiksa oleh penyidik Profarm Polda Jabar akibat jalinan asmara terlarangnya Sisca, sapaan akrab Fransisca Yofie.

Kompol Albertus mengatakan, dirinya yakin penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polrestabes Bandung terhadap kasus dan dua orang pelaku pembunuhan Fransica Yofie sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Sampai saat ini, kami meyakini proses penyidikan yang dilakukan oleh Polrestabes menunjukkan kapabilitas penyedik untuk bisa mengungkap tindak pidana yang terjadi ini. Dari mulai penyidikan hingga didapatkan vonis atau kekuatan hukum tetap atas tersangka maupun putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan," katanya.

Dalam mengungkap misteri kasus Fransisca Yofie, menurut Kompol Albertus, institusinya akan memegang prinsip keadilan dan kebenaran.

"Saya kira, salah satu hal yang menjadi dasar kekuatan kami adalah bahwa tidak akan pernah ada gelap di bawah terangnya matahari. Yang salah tetap salah, yang benar tetap benar," ujar dia.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jadi Khatib Shalat Ied, Teuku Wisnu: Awalnya Saya Mau Mundur
 JAKARTA -- Teuku Wisnu bertindak menjadi Khatib pada Salat Ied di Masjid Lautze, Senin (28/7). Ini merupakan kali pertama Ia melakukannya. Wisnu sendiri sempat...