Minggu, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

ASDP Merak Siapkan Kapal Baru Buatan Inggris

Senin, 08 April 2013, 06:14 WIB
Komentar : 0
 Kapal roro yang mengangkut para pemudik tiba di dermaga pelabuhan Merak Banten, usai pulang dari kampung halaman, Kamis (23/8). (Agung Supriyanto/Republika)
Kapal roro yang mengangkut para pemudik tiba di dermaga pelabuhan Merak Banten, usai pulang dari kampung halaman, Kamis (23/8). (Agung Supriyanto/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, MERAK -- Perseroan Terbatas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry Cabang Pelabuhan Merak akan mengoperasikan kapal baru buatan produksi Inggris bernama Port Link I.

"Kapal baru itu bisa menampung ribuan penumpang dan kendaraan," kata Kepala Bagian Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario Sardadi Oetomo, di Merak, Minggu.

Ia mengatakan bahwa pengoperasian kapal baru tersebut guna membantu kapal yang lainya yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni. Hal itu mengingat, setiap hari volume angkutan Pelabuhan Merak-Bakauheni relatif tinggi sehingga perlu adanya pengoperasian  kapal baru.

Saat ini, lanjut dia, jumlah kapal yang melayani lintas Merak-Bakauheni sebanyak 42 unit. Untuk itu, dengan adanya pengoperasian kapal baru tersebut diharapkan dapat mengatasi kemacetan juga antrean kendaraan.

Biasanya, lonjakan penumpang itu memasuki akhir pekan, liburan panjang dan hari raya keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Natal.

"Saya yakin solusi terbaik untuk mengatasi antrean kendaraan dengan adanya pengoperasian kapal baru," katanya.

Menurut dia, kapal Port Link I memiliki kecepatan 12.000 GRT karena bobotnya relatif cukup besar dan dapat menampung hingga ribuan penumpang.

Penambahan kapal baru tersebut kemungkinan pekan depan bisa dioperasikan melayani Pelabuhan Merak-Bakauheni. "Kami menerima laporan kapal itu kini sudah berada di Pelabuhan Tanjungpriuk, Jakarta," katanya.

Redaktur : Hazliansyah
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...

Berita Lainnya

Polresta Jayapura Larang Penjualan Miras

Jokowi Hadiri Deklarasi Pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko

Ponorogo Siaga Bencana Banjir dan Tanah Longsor