Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Buruk

Jumat, 22 Maret 2013, 08:05 WIB
Komentar : 0
medicalcareers.nhs.uk
Konsultasi dokter/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pelayanan kesehatan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Bandar Lampung, sangat memprihatinkan. Pasien jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) yang berobat rawat inap harus dipusingkan dengan urusan administrasi yang berbelit.

Sutarman (48 tahun), warga Telukbetung Utara, terpaksa memutuskan pindah rumah sakit lain setelah merasa dipersulit dalam pengurusan administrasi menggunakan kartu Jamkesmas. "Saya sudah kesal, banyak syarat ini dan itu, tapi tidak pernah diberitahu di setiap loket," keluh bapak lima anak ini, Jumat (22/3).

Ia menuturkan pelayanan administrasi rujukan administrasi yang ada di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, sangat membingungkan keluarga pasien, apalagi keluarga pasien dari daerah yang tidak mengerti apa-apa.

Persyaratan administrasi berobat rawat inap menggunakan kartu jamkesmas terlalu jelimet dan berbelit, serta sikap petugas RSUD pun tidak bersahabat. "Setelah ke loket satu, disuruh ke loket lainnya, terus setelah di tempat itu masih ada yang kurang lagi. Jadi, saya dipimpong, padahal anak saya sakit parah," ujarnya.

Hal sama dialami Abu Alfath. Warga Tanjugkarang Barat ini terpaksa memindahkan anaknya dari RSUD Abdul Moeloek ke RS swasta Bumi Waras. Ia tidak tahan dengan pelayanan petugas administrasi pendaftaran rawat inap di Unit Gawat Darurat rumah sakit tersebut.

"Anak saya yang sakit sudah tidak tahan lagi, tapi petugas masih sibuk telepon sana sini, bukannya pasien itu harus dirawat dulu baru urusan administrasi," tegas bapak dua anak ini, yang menggunakan perawatan kesehatan swasta atau umum.

Kepala Seksi Humas RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, Johan, sulit ditemui. Staf perempuannya bilang keluar. Pegawai humas tidak bisa memberikan keterangan kepada wartawan dan merasa takut dengan wartawan.

Kepala Dinas Kominfo Lampung, Masri Yahya, berencana akan mendatangkan Dirut RSUD Abdul Moeloek ke Pemprov Lampung. Menurut dia, RSUD Abdul Moeloek harus terbuka dalam persoalan informasi kepada publik dan tidak boleh ditutup-tutupi. "Nanti kita datangkan dirutnya, biar jelas persoalan rumah sakit ini," ujarnya.

Reporter : mursalin yasland
Redaktur : Karta Raharja Ucu
598 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Diajak Bercanda, Kapolresta Pukul Anggota Hingga Masuk RS