Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

YKU 'Sulap' Kotoran Sapi Jadi Energi Alternatif

Kamis, 21 Maret 2013, 15:52 WIB
Komentar : 0
Antarafoto
Peternakan Sapi (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH -- Yayasan Kamaslahatan Ummat (YKU) bekerja sama dengan manajemen teknik mengembangkan biogas dari kotoran ternak sapi sebagai salah satu energi alternatif yang berskala rumah tangga.

"Pengembangan biogas bertujuan memanfaatkan limbah dari biomassa untuk mencari sumber energi alternatif di luar kayu bakar dan minyak tanah," kata koordinator pelaksana pembangunan reaktor biogas skala rumah tangga Netti Rosita di Aceh Besar, Kamis (21/3).

Pembangunan reaktor biogas skala rumah tangga tersebut dikembangkan di peternakan sapi milik Azhar di Desa Meunasah Papeun Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Netti menjelaskan, untuk memproduksi biogas kotoran sapi setiap hari hanya membutuhkan 5 hingga 10 kilogram kotoran namun pada tahap awal dibutuhkan minimal dua hingga lima kubik kotoran sapi atau kerbau.

Menurutnya, dari setiap tempat penampungan (tandom) dengan isi kotoran antara empat hingga lima kubik juga dapat menghasilkan gas yang dapat menghidupkan generator dengan lama waktu mencapai dua jam.

Biogas merupakan salah satu teknologi alternatif pengelolaan limbah ternak yang dapat menghasilkan sumber energi baru yang ramah lingkungan.

Energi biogas itu dapat dimanfaatkan oleh rumah tangga guna memenuhi kebutuhan penerangan dan memasak serta kegiatan ekonomi produktif lainnya.

Proses pengolahan limpah kotoran sapi atau kerbau untuk biogas itu juga menghasilkan ampas yang dapat digunakan sebagai pupuk organik dengan kualitas yang sangat baik.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
651 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Batam Ingin Tiru New York Kelola Sampah