Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

DPR Minta 200 Kontainer Bawang Putih Dimusnahkan

Rabu, 20 Maret 2013, 15:51 WIB
Komentar : 0
Pekerja menyusun Bawang Putih impor saat bongkar muat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (10/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Komisi IV DPR yang membidangi masalah pangan mendesak pihak Karantina dan Bea Cukai segera memusnahkan 200-an kontainer bawang putih impor tanpa dokumen.

Desakan pemusnahan itu muncul sesaat setelah kunjungan Komisi IV DPR RI ke Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) dan mendengarkan pemaparan dari Balai Karantina Kementerian Pertanian.

Keinginan Komisi IV ini berbeda dengan surat perintah yang dikeluarkan Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pertanian (Mentan).

Dimana kedua Menteri tersebut memerintahkan, secepatnya memfasilitasi pengurusan izin bagi importir yang belum melengkapi dokumen, dan mengeluarkan dari TPS untuk didistribusikan.

Ketua Komisi IV Romahurmuzy menjelaskan, ada pelanggaran Undang-Undang Hortikultura atas munculnya surat perintah itu.Dimana sesuai aturan seharusnya barang impor hortikultura yang tidak memenuhi syarat, harus direekspor, disita oleh negara atau di musnahkan.

Sedangkan, terang dia, surat perintah Mentan dan Mendag malah memerintahkan untuk segera keluar dan mempermudah izin dokumen yang belum lengkap.

"Ini menyalahi Undang-Undang. Untuk itu kami meminta 293 kontainer bawang yang masih tertahan karena dokumen yang belum lengkap ini harus dimusnahkan," ujar Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini kepada rekan wartawan, Rabu (20/3). 

 

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
3.021 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Terdakwa Pembunuh Sekeluarga Terancam Hukuman Mati

Menko Perekonomian Buka Rakorgub se-Sumatra di Lampung