Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kerugian Banjir Batanghari Capai Rp 1,3 Triliun

Selasa, 19 Maret 2013, 23:28 WIB
Komentar : 0
Sejumlah warga melintasi banjir di Jalan Kampung Melayu Kecil,Jakarta Timur, Selasa ( 5/3). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batanghari, Jambi, Syamral Lubis mengungkapkan, kerugian akibat banjir besar yang merendam tujuh kecamatan di Batanghari pada Februari 2013 mencapai Rp 1,38 triliun.

"Dari hasil rekapitulasi di tujuh kecamatan terkait dengan kerusakan infrastruktur, lahan pertanian warga dan sarana serta prasarana lainnya didapat angka kerugian sebesar Rp1,38 trilun," katanya ketika ditanya di Batanghari, Selasa (19/3).

Total kerugian akibat banjir tersebut didapatkan setelah pihak Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari menerima data dari tujuh kecamatan yang terendam banjir yang terjadi pada Februari lalu.

Menurut dia, kecamatan yang paling banyak mengalami kerugian yaitu Kecamatan Pemayung yang mencapai Rp355 miliar lebih.

Kerugian akibat banjir yang diterima BPBD beberapa hari lalu, yaitu Kecamatan Marosebo Ilir Rp52,5 miliar, Kecamatan Bhatin XXIV Rp201,1 miliar lebih, Kecamatan Muara Tembesi Rp149,5 miliar, Kecamatan Muarabulian Rp215,5 miliar, Kecamatan Pemayung Rp355,3 miliar, Kecamatan Mersam Rp156,9 miliar dan Kecamatan Marosebo Ulu Rp254 miliar.





Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
547 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Warga Timika Masih Cemas Bepergian Malam

Medan Diharapkan Jadi Kota Religius

Kejar Pelanggar Lalin, Polisi Tewas Tambrak Tebok