Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mendag Sidak ke Pasar, Harga Bawang Turun Jadi Rp 35 Ribu

Selasa, 19 Maret 2013, 11:20 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Pedagang mengambil bawang putih impor dari Cina untuk ditimbang di Pasar Senen, Jakarta, Rabu (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA - Kedatangan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan ke Pasar Wonokromo, Selasa (19/3) pagi membuat harga bawang turun. Dalam sidaknya, Mendag mendapatkan harga bawang putih Rp 35 ribu per kilogram.

"Sudah hampir stabil di Rp 35 ribu per kilo mas, sejak hari ini, " ujar Parti pedagang sayur dan bumbu masak di pasar Wonokromo. Parti mengatakan, sejak akhir pekan harga bawang masih di kisaran Rp 50 ribuan. Namun sejak Senin dan hari ini pasokan kembali lancar dan harga mulai stabil di pasar Wonokromo.

Ia berharap dengan penurunan harga bawang ini, konsumen kembali bergairah belanja bawang. Dimana sejak sepekan Ia mengakui, konsumen yang membeli bawang miliknya sepi dan omset penjualannya terus turun.

Mendag berjanji akan menjaga harga bawang stabil. Karena di beberapa wilayah pasokan bawang sudah mulai stabil seperti semula. Ia menjanjikan dalam sepekan kedepan harga bawang akan mulai stabil kembali di seluruh Indonesia.

"Insya Allah pasokan sudah mulai lancar dan penurunan harga bawang sudah mulai terjadi, termasuk di beberapa wilayah," ujar Gita kepada para Pedagang dan rekan wartawan.

Dalam sidaknya yang didampingi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Mendag memperkirakan penurunan ini, setelah keluarnya beberapa kontainer bawang dari Terminal Petikemas Surabaya (TPS), sejak Senin.

Mendag mengakui, Pemerintah memang sudah memerintahkan agar bawang impor yang sempat tertahan di terminal petikemas, dimana sebagian sudah diengkapi dokumen yang disyaratkan untuk segera di distribusikan.

Namun Ia mengatakan, masih ada ratusan kontainer lagi yang harus segera dikeluarkan dan masih menunggu importir melengkapi dokumen Rekomendasi Impor Produk Hortkultura (RIPH), serta Surat Persetujuan Impor (SPI). Selain memantau harga bawang, Mendag juga memantau kenaikan harga barang lain.

Usai sidak, Mendag Gita Wirjawan dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo langsung menuju Terminal Petikemas Surabaya untuk memantau ratusan kontainer lain yang masih tertahan di pelabuhan.

Reporter : amri amrullah
Redaktur : Taufik Rachman
798 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kawah Timbang Kembali Keluarkan Bau Belerang