Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PDIP Tak Mau Kecolongan di Bali

Senin, 18 Maret 2013, 10:28 WIB
Komentar : 0
blogspot.com
Logo PDIP (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Setelah dua kali kalah dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak mau kembali kecolongan.

Kekalahan di Jawa Barat dan Sumatera Utara diupayakan tak akan terulang pada Pemilukada Bali. Pemilukada yang akan berlangsung 15 Mei mendatang, PDIP ingin mengungguli calon incumbent Made Mangku Pastika.

Sehubungan dengan itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan konsolidasi di beberapa daerah di Bali.

Kehadiran mantan Presiden RI kelima itu, juga terkait dengan acara upacara agama Hindu, yakni metatah massal atau potong gigi massal yang digelar di kediaman kandidat gubernur Bali dari PDIP AA Ngurah Puspayoga, yang akan berlangsung Senin (18/3)  ini.

Selain mengunjungi Kabupaten Karangasem, Megawati juga mengunjungi Kabupaten Klungkung dan melakukan pertemuan dengan para kader PDIP di dua daerah itu.

Fungsionaris PDIP Bali, Nyoman Sudiantara SH menyebutkan, acara potong gigi massal yang diikuti 850 peserta dari seluruh Bali di kediaman Puspayoga tak terkait dengan agenda politik.

Sementara pelaksana acara itu, Made Sura memastikan Megawati akan hadir di acara itu. "Bu Mega sudah ada di Bali, dan akan hadir di acara ini," katanya.

Reporter : Ahmad Baaras
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
2.773 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pemuda Bali: Kuta Semakin Murahan