Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PLN Anjurkan Pelanggan Punya Generator Listrik Sendiri

Senin, 18 Maret 2013, 06:21 WIB
Komentar : 0
Antara
Instalasi Listrik PLN

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Manajemen PT PLN (Persero) Rayon Timika, Papua, menganjurkan sejumlah pelanggan besar di daerah itu, seperti Diana Supermarket, Gelael, Telkomsel dan lainnya memiliki generator listrik sendiri.

Generator nantinya dapat digunakan untuk memback-up usaha mereka agar daya listrik yang ada bisa dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan rumah tangga.

Hal itu dikemukakan Manajer PLN Rayon Timika, Semuel Farwas, menyusul pemeliharaan tiga unit pembangkit yang mengakibatkan terjadinya pemadaman bergilir.

"Kami mohon maaf atas kondisi yang terjadi," kata Farwas.

Menurut dia, tiga unit mesin yang sementara dalam tahap perbaikan itu merupakan mesin sewa Pemkab Mimika, mesin sewa dari PT Manunggal dan mesin pembangkit milik PLN Timika sendiri.

Dengan perbaikan tiga unit mesin pembangkit tersebut, PLN Timika mengalami defisit daya sebesar 1,8 mega watt. Kondisi itu telah berlangsung sejak Februari dan diharapkan akan segera teratasi dalam beberapa hari ke depan.

Farwas mengatakan saat ini beban puncak listrik di Timika sebesar 17,1 mega watt, sedangkan daya mesin pembangkit yang ada hanya 15 mega watt.

Saat ini total pelanggan PLN Timika tercatat telah mencapai 26 ribu.

Untuk mengatasi krisis daya listrik, PLN Timika mengusulkan ke pusat untuk melakukan sewa tiga unit pembangkit baru dengan kapasitas tiga mega watt.

"Kami sudah usulkan ke pimpinan, mudah-mudahan dalam waktu dekat terealisasi mengingat pertumbuhan rasio elektrifikasi di Timika sangat tinggi," harap Farwas.





Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
1.122 reads
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...