Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bawa Kabur Mobil Wartawan, Mahasiswa Jadi Tersangka

Sabtu, 16 Maret 2013, 09:12 WIB
Komentar : 0
nycrpd.org
Pencurian mobil (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Mahasiswa membawa kabur mobil Hanafi (39 tahun), seorang wartawan yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara, Rabu (13/3). Kapolresta Bandarlampung Kombes Nurrachman, di Bandar Lampung, Sabtu menyebutkan mahasiswa tersebut spontan mencuri mobil itu.

"Tersangka mengaku bahwa awal mula pencurian saat para tersangka hendak keluar dari hotel dan salah satu dari mereka menemukan satu kunci berikut tas berisikan surat-surat mobil di sofa lobi hotel," kata dia, Sabtu (16/3).

Setelah menemukan kunci dan tas tersebut, tersangka JFE membertahukan kepada rekan lainnya yang sudah berada di dalam mobil mereka, yakni sedan Peugeot. "Kemudian mereka membawa kunci tersebut, lalu memencet remot kontrol yang ternyata mobil tersebut berada di belakang mobil mereka," ujarnya.

Kemudian tersangka berusaha membawa mobil tersebut ke Jakarta secara beriringan. "Sesampainya di Pelabuhan Bakauheni pada malam hari, empat tersangka itu tertangkap oleh petugas kepolisian di sana," katanya. Empat tersangka tersebut adalah RW (31) buruh, TW (18), ATS (18) dan JFE (18) mahasiswa dari Jakarta.

Dari tangan tersangka polisi mendapatkan barang bukti berupa satu unit Toyota Hiluz silver berikut kunci dan surat-surat dan satu unit mobil sedan Peugeot warna biru milik tersangka. Empat tersangka tersebut terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan penjara tujuh tahun.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
1.305 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...