Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Razia Miras Jelang Pawai Ogoh-ogoh

Minggu, 10 Maret 2013, 19:13 WIB
Komentar : 0
Antara/Dhoni Setiawan
Petugas menggunakan alat berat memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras).

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR--Polisi menggelar razia minuman keras dan senjata tajam menjelang pawai "ogoh-ogoh" bersamaan dengan ritual Pengrupukan di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.

"Kami selalu mengantisipasi peredaran miras sebelum pawai ogoh-ogoh digelar. Kami juga merazia senjata tajam," kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Buleleng Komisaris Ida Bagus Putu Wedana Jati di Singaraja, Minggu.

Pawai ogoh-ogoh digelar, Senin (11/3) sore atau sehari menjelang Hari Raya Nyepi. "Kondisi saat itu biasanya rawan sekali tawuran antarpemuda banjar (dusun adat)," katanya.

Oleh sebab itu, selain mengaktifkan razia, pihaknya juga meminta bantuan tokoh masyarakat dan aparat dusun/desa adat untuk menyosialisasikan bahaya penggunaan minuman keras.

Pada malam Pengrupukan di Singaraja itu sedikitnya 632 ogoh-ogoh dari berbagai bentuk akan diarak keliling kota. Para pesertanya adalah banjar-banjar di Kabupaten Tabanan.

"Berdasarkan pengalaman berbagai peristiwa sebelumnya, miras, khususnya jenis arak bali sering menjadi penyebab munculnya permasalahan hingga berimbas pada tawuran massal," kata Wedana Jati.

Polres Buleleng bakal melakukan pengamanan di 32 lokasi rawan terjadinya tawuran pada saat pawai tersebut digelar dengan melibatkan petugas keamanan desa adat atau "pecalang".

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.109 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...