Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemilihan Gubernur Urusan KPU Bali

Jumat, 08 Maret 2013, 21:23 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Indonesian General Elections Commission (KPU) logo (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Masalah pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada)  menjadi urusan dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali.

Termasuk kata Ketua KPU Bali, Ketut Lanang Perbawa Sukawati, dalam hal menentukan jadwal pendaftaran, hingga kegiatan verifikasi persyaratan administrasi calon.

"Jadi tidak ada kaitannya dengan KPU Pusat," kata Lanang pada Republika, di Denpasar, Jumat (8/3).

Hal itu dikemukakan Lanang sehubungan isu yang menyebutkan I Dede Winasa mengirimkan berkas pendaftarannya ke KPU Pusat.

Hal itu dilakukan Winasa lantaran dia merasa kurang puas setelah kelengkapan adminsitrasinya ditolak KPUD Bali, karena terlambat lima menit dari yang ditetapkan KPU.

Menurut Lanang, bila itu menjadi keinginan mantan Bupati Jembrana itu, dia mempersilakan. Tapi katanya, masalah pemilih Gubernur Bali adalah masalah internal KPU Bali. "Karena terlambat, berarti tidak memenuhi ketentuan, ya kami gugurkan," kata Lanang.

Sementara itu hingga berita ini dibuat, tim sukses I Gede Winasa tidak berhasil dihubungi. Bahkan pesawat handphone-nya juga tidak aktif.

Reporter : Ahmad Baraas
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
606 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Polres OKU Minta Tahanan yang Kabur Menyerahkan Diri

Banyak Terlantar, Lansia Depresi di DIY Diprediksi Naik