Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Puskaptis: Gatot-Tengku Menangkan Pemilukada Sumut

Kamis, 07 Maret 2013, 16:42 WIB
Komentar : 0
pkssumut.or.id
Gatot Pujo Nugroho

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) melansir hasil hitung cepat (quick count) pemilihan umm kepala daerah (Pemilukada) Sumatra Utara.

Pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi meraih suara 33,57 persen. Peringkat kedua ditempati pasangan Effendi Simbolon-Djumiran Abdi mendapat 25,69 persen, peringkat ketiga diduduki pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman dengan raihan 20,35 persen.

Adapun pasangan Amri Tambunan-Rustam Effendi Nainggolan mengumpulkan 12,04 persen dan pasangan Chairuman Harahap-Fadly Nurzal hanya mendapat 8,35 persen.

Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan, survei dilakukan di 33 kabupaten/kota, 138 kecamatan, 276 kelurahan, dan 276 RT/RW, dengan jumlah sampel 300 responden. Hasil hitung cepat memiliki margin of error satu persen, tingkat kepercayaan sebesar 95 persen, dan kontrol kualitas sebanyak 20 persen.

 Husin menjelaskan, hasil hitung cepat yang dilakukannya sesuai dengan prediksi sebelumnya. Dia menjelaskan, sebelum pelaksanaan pencoblosan, pihaknya sudah melakukan survei tiga kali dan hasilnya selalu mengunggulkan incumbent sebagai pemenang. 

Karena pasangan yang diusung Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Hanura itu meraih suara di atas 30 persen, maka Pemilukada Sumut berlangsung satu putaran. “Bisa dipastikan pasangan incumbent ini akan menjadi gubernur periode 2013-2018,” katanya, Kamis (7/3).

Husin menjelaskan, kemenangan pasangan Gatot-Tengku lantaran figurnya lebih disukai masyarakat. Keterkenalan Gatot sebagai Plt Gubernur Sumut juga turut membantunya untuk lebih dikenal publik. Meskipun dalam sosialiasi masa kampanye kurang maksimal, kata dia, namun keadaan itu tertutupi dengan mesin parpol yang bergerak. 

 Ia melanjutkan, pasangan Effendi-Djumiran yang pada masa kampanye mendatangkan Jokowi mampu meraih hasil mengejutkan. Kalau dalam survei sebelumnya berada di posisi terbawah, sekarang mampu menduduki urutan kedua. Itu lantaran sebelum masa pemilihan masih ada 12 persen masa mengambang. “Suara mengambang itu lari ke pasangan Effendi-Djumiran, meski tidak mampu mengejar suara Gatot-Tengku,” kata Husin. 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
8.002 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Gatot: Kemenangan Ini Modal Sosial Sumut

PKS: Kemenangan Gatot Bukti Kader Tangguh

16 Tahanan Polres OKU Kabur