Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pergerakan Matahari Akibatkan Cuaca Kalbar Panas

Jumat, 01 Maret 2013, 23:04 WIB
Komentar : 0
Panas terik sinar matahari
Panas terik sinar matahari

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAI RAYA, KALBAR -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara Supadio Pontianak mencatat suhu udara di Kalimantan Barat mencapai 34 derajat Celsius yang disebabkan oleh pergerakan matahari ke utara bumi.

"Dalam pekan ini, suhu Kota Pontianak dan sekitarnya hingga 34 derajat Celsius. Hal itu disebabkan pergerakan matahari yang kini ke utara, ke jarak yang paling dekat dengan bumi dan karena dekat, panaslah bumi," kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak Dasmian di Sungai Raya, Jumat (1/3).

Dia menjelaskan bahwa pergerakan matahari dan perubahan suhu itu juga menandai pergantian musim. "Karena ada masa transisi ke musim kemarau. Memang saat ini ada kalanya hujan, ada kalanya panas," tuturnya.

Dasmian juga mengatakan, akibat hal tersebut, terjadi perubahan cuaca yang ekstrem sebab ada hembusan angin pada lapisan atas awan. Pola angin itu cenderung menyebar, mengacak-acak sejumlah zat dan mengakibatkan sulitnya pembentukan awan. "Lantaran awan tak ada, sinar matahari langsung memanggang bumi," katanya.

Selain itu, dampak dari suatu kondisi, yakni tekanan udara lebih banyak tertarik ke wilayah selatan bumi. Hal itu juga berdampak pada sedikitnya uap air tersisa yang menyebabkan sedikitnya curah hujan yang terjadi. Apalagi, siklon tropis memiliki tekanan rendah sehingga menarik awan yang berada di selatan bumi.

Dampak perbedaan tekanan pada awan serupa perbedaan ketinggian pada air. Siklon tropis memiliki tekanan jauh lebih rendah ketimbang udara di sekitarnya sehingga awan tersedot dengan cepat.

"Akibatnya terjadi perubahan cuaca dari yang biasanya hujan jadi panas," katanya.

Menurut dia, Kalbar sendiri sebenarnya hanya mendapatkan dampak dari suatu kondisi dari siklon tersebut. Hal ini dikarenakan Kalbar merupakan wilayah yang dilalui garis khatulistiwa.

Ia memprediksi siklon tidak akan berlangsung lama karena di Kubu Raya sendiri telah terjadi hujan beberapa hari terakhir meski dengan intensitas yang sangat rendah. Dan, diprediksikan juga hal ini berpengaruh pada kondisi cuaca di wilayah lain seperti di Kota Pontianak. "Dalam waktu dekat, diprediksi akan turun hujan lebat di Pontianak," kata Dasmian.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Muslim Australia Berlebaran dengan Daging Halal
MELBOURNE -- Bagi umat Muslim di Australia kini tidaklah sulit lagi untuk mendapatkan daging halal. Jika berkunjung ke Melbourme, Anda dapat menemukan...