Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Syariat Amankan Wanita Tak Kenakan Jilbab

Jumat, 22 Februari 2013, 00:20 WIB
Komentar : 0
Antara/Irwansyah Putra
Polisi Wilayathul Hisbah (WH) Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat melakukan razia busana muslim di desa Drien Rampak, kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Aparat Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayathul Hisbah (Satpol PP dan WH) Provinsi Aceh mengamankan seoarang wanita Rn (25). Dia diamankan karena tidak mengenakan penutup kepala (jilbab).

Kepala Seksi Penegakan Pelanggaran Satpol PP dan WH Provinsi Aceh, Samsuddin, mengatakan bahwa wanita muslim yang tidak mengenakan jilbab itu dibawa ke kantor untuk diberikan pembinaan.

"Sudah tiga tahun kami melaksanakan sosialisasi peraturan daerah (qanun) tentang syariat Islam. Jadi, kalau ada yang melanggar, akan kami bawa ke kantor untuk dilakukan penyidikan," kata Samsuddin.

Razia penegakan syariat Islam dilaksanakan oleh aparat dari tim gabungan petugas Satpol PP dan WH serta aparat TNI/Polri. Selain mengamankan wanita yang tidak mengenakan jilbab, razia juga menjaring puluhan wanita yang memakai pakaian ketat dan laki-laki yang memakai celana pendek.

"Wanita muslim yang memakai pakaian ketat dan laki-laki muslim yang memakai celana pendek masih kami berikan pengarahan. Namun, pada masa yang akan datang, akan kami bawa ke kantor seperti warga yang tidak menutup kepala itu," katanya.

Rn yang menggunakan jaket dan celana training hitam itu dibawa dengan truk operasional. Dia mendapat pengawalan ketat petugas Satpol PP dan WH.

"Saya tadi mau mencetak pasfoto untuk melamar pekerjaan. Tadi saya menggunakan helm, pakai jaket dan celana training. Jadi, kan tidak terlihat aurat sama orang lain," kata Rn.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
1.758 reads
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...