Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pemkot Manado: Sembilan Tewas dan 10 Ribu Mengungsi

Senin, 18 Februari 2013, 07:59 WIB
Komentar : 0
Antara
Beberapa warga berada dirumahnya yang dilanda banjir di kelurahan Mahakam Lingkungan IV, kecamatan Singkil, kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/2). Akibat diguyur hujan selama dua hari disejumlah lokasi rawan banjir di kota Manado digenangi air mencapa

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Pemerintah Kota Manado menyatakan sembilan orang meninggal dunia akibat bencana alam di 52 kelurahan, sementara sekitar 10 ribu jiwa sejak tempat tinggalnya dilanda banjir dan tanah longsor, Sabtu (16/2), hingga Senin pagi masih mengungsi.

"Ini data resmi Pemerintah Kota (Pemkot), sesuai dengan hari klarifikasi dan penghitungan terakhir hingga Minggu pukul 23.59 Wita," kata Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan di Manado, Senin (18/2).

Mangindaan mengatakan berdasarkan penghitungan tersebut tercatat sekitar 4.500 rumah diterjang banjir dan tanah longsor, dan 12 di antaranya hanyut dibawa air dan satu rumah ibadah rusak.

"Sekitar 10 ribu jiwa mengungsi untuk sementara karena rumahnya dilanda banjir dan tanah longsor, tetapi ada yang sudah kembali ke rumah, saat air surut," katanya ketika memerinci jumlah korban pascabencana pada hari Sabtu (16/2) dan Ahad (17/2).

Mangindaan mengatakan bahwa secara resmi hingga Minggu malam sembilan warga meninggal dunia dalam bencana alam di Manado, lima orang di Kecamatan Wanea, dua di Paal Dua, satu orang di Tikala, Singkil satu orang. 

Mangindaan mengatakan, selain korban meninggal, ada juga yang masih dalam perawatan di rumah sakit kandou, Siloam, dan Siti Maryam.

Kepala BPBD Manado Maximilian Tatahede mengatakan, di antara korban tersebut, ada yang sudah dimakamkan, warga Tikala, lainnya sedang disemayamkan untuk dimakamkan pada hari Senin (18/2) dan Selasa (19/2).

Tatahede menyebutkan nama para korban meninggal dunia akibat bencana di Manado, yakni Megy Riska Ruru (22) Gracia Gosal (3) Stefany Ribka Gosal (10) Tingkulu Lingkungan VIII, Chales Tarore (28) Tingkulu Lingkungan V, Budi Santoso (40) Wale Alumbanua Paal Dua Lingkungan IX , Vicky Tatimu (16) Ranomut Lingkungan II.

Ismail Pulumodojo (10) Paal IV Lingkungan VI, Tomy Maripi (28) warga Karombasan Selatan yang meninggal akibat longsor di Citra Land wilayah Kabupaten Minahasa dan Ridel Lintongan (4) Singkil I Lingkungan V.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
2.635 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda