Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Graha Pena Palembang Diteror Isu Bom

Minggu, 27 Januari 2013, 22:00 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gedung Graha Pena milik Jawa Pos Grup di Palembang diteror isu bom yang disampaikan melalui pesan singkat dari telepon interaktif Harian Sumatera Ekspres, Minggu malam.

Pemimpin Redaksi Sumatera Ekspres Palembang Agus Srimudin ketika dihubungi mengatakan pesan singkat atau sms tersebut diterimanya pukul 19.20 WIB yang awalnya menyampaikan kalau ada kebakaran disalah satu mal di kota tersebut.

Pesan kedua akhirnya diterima kembali dari nomor yang sama kalau di gedung tersebut juga terdapat bom yang siap diledakan, katanya.

Menurut dia, setelah mendapat sms itu langsung menelepon nomor tersebut tetapi tidak bisa dikontak karena dimatikan.

Setelah mendapat sms teror tersebut langsung menghubungi tim Gegana Polda Sumatera Selatan yang kemudian menyisir gedung dan halaman.

Akibat teror bom tersebut seluruh jurnalis dan karyawan yang sedang bekerja di dalam gedung dievakuasi, sehingga aktivitas kerja langsung dihentikan.

Dia menjelaskan, Tim Gegana setelah menyisir gedung dan halaman Graha Pena menemukan sebuah bungkusan tetapi tidak dibuka di tempat.
Sampai kini pihaknya masih waspada untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan akibat ancaman teror tersebut.

Salah seorang wartawan, Trisno mengaku mereka kaget mendapat informasi adanya teror bom tersebut.

"Kami langsung dievakuasi keluar gedung untuk menghindari berbagai kemungkinan yang terjadi," katanya.

Sementara Graha Pena tersebut berada di Jalan Kolonel Burlian Palembang. Selain Sumatera Ekspres di gedung tersebut berkantor sejumlah media cetak lainnya anak perusahaan Grup Jawa Pos itu.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.188 reads
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda