Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • Sejumlah warga dan anggota TNI berada di lokasi longsor untuk mencari korban yang masih tertimbun di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1). (Antara/Arif Pribadi)

  • Sejumlah warga dan anggota TNI berada di lokasi longsor untuk mencari korban yang masih tertimbun di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1). (Antara/Arif Pribadi)

  • Sejumlah warga dan anggota TNI berada di lokasi longsor untuk mencari korban yang masih tertimbun di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1). (Antara/Arif Pribadi)

  • Sejumlah anggota TNI mengangkat jenazah korban longsor, di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1). (Antara/Arif Pribadi)

  • Sejumlah warga masyarakat berada di dekat rumah warga yang tertimbun longsor, di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1). (Antara/Arif Pribadi)

In Picture: Kondisi di Lokasi Tanah Longsor Kabupaten Agam

Minggu, 27 Januari 2013, 17:51 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,LUBUKBASUNG -- Sejumlah warga dan anggota TNI berada di lokasi longsor untuk mencari korban yang masih tertimbun di Daerah Kapuang Dadok, Nagari Sungai Batang Kecamatan tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (27/1).

Berita selengkapnya baca : Agam Dilanda Longsor, 5 Tewas, 15 Belum Ditemukan.

 

Redaktur : Mohamad Amin Madani
4.967 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda