Selasa, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gunakan Narkoba, Anggota DPRD Lampung Hanya Dapat Teguran

Sabtu, 26 Januari 2013, 10:08 WIB
Komentar : 0
matanews.com
Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi).
Narkoba jenis sabu-sabu (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Anggota Komisi A DPRD Kota Bandar Lampung dari Partai Gerindra, M Jimmy Khomeini Erchan, menerima teguran tertulis dari pimpinan dewan. Dia diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah memberikan surat teguran tertulis kepada yang bersangkutan, berdasarkan hasil rekomendasi rapat internal," kata Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Budiman AS, Sabtu (26/1).

Dia menegaskan, setelah menerima hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bandarlampung, pihaknya memutuskan untuk memberikan teguran secara lisan kepada Jimmy yang ditandatangani BK DPRD dan internal pimpinan fraksi DPRD Bandarlampung.

Menurut dia, teguran ini disampaikan agar Jimmy tidak mengulangi kesalahan yang diperbuatnya dan harus dapat menjaga citra sebagai wakil rakyat. "Isi dalam sanksi berupa teguran tertulis tersebut agar Jimmy Khomeini tidak mengulangi kesalahannya," kata dia.

Sanksi yang diatur bagi wakil rakyat tersebut ada tiga, yakni teguran lisan, teguran tertulis, dan rekomendasi untuk dilakukan pergantian antarwaktu (PAW). Pihaknya memutuskan memberikan sanksi yang kedua, namun jika yang bersangkutan masih mengulangi kesalahannya akan memberikan hukuman yang ketiga.

"Hukuman ini diberikan kepadanya sebagai teguran untuk tidak mengulangi perbuatan yang melanggar kode etik anggota dewan," kata dia pula.

Menurut Budiman, ke depan, DPRD Bandarlampung akan melakukan pemeriksaan urine secara rutin tanpa sepengetahuan anggota dewan itu, untuk mencegah para politisi wakil rakyat ini mengonsumsi narkoba.

Kasus dugaan penggunaan narkoba oleh anggota DPRD Bandarlampung Jimmy Khomeini menarik perhatian sejumlah pihak, menyusul penangkapan kepadanya bersama tiga orang lainnya oleh Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung. Namun, belakangan, Jimmy dikeluarkan dari tahanan, dan hanya satu orang dari empat orang yang ditangkap saat itu dinyatakan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar