Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Banjir Lampung Renggut Tiga Nyawa

Jumat, 25 Januari 2013, 07:08 WIB
Komentar : 0
antara
banjir/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Hujan deras yang terjadi selama tiga jam pada Kamis (24/1) sore pukul 17.30-20.30 WIB di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung telah menyebabkan banjir.

Lebih kurang 20 titik terendam banjir. Banjir terjadi di Kelurahan Kupang Teba, Pasir Gintung, Geruntang (Kuala), Kali balok, Jalan Gajah Mada, Jalan Tamim, Olok Gading, JagaBaya, Kelapa 3, Kedaton, IAIN, Cut Mutia, RSUAM, TM Pahlawan, Seberang Bukopin, Pasar Kangkung, Kaliawi, Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Bakung dan Keteguhan (banjir rob sekitar satu meter).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nsional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ketinggian di beberapa titik mencapai sekitar  dua meter. Hal tersebut terjadi di Kelurahan Pasir Gintung dan Kelurahan Kupang.

Sebanyak 265 rumah terendam banjir. Banjir juga merenggut korban jiwa.

"Di Talang, pagar tembok gedung futsal sepanjang 20 meter roboh dan menyebabkan dua anak meninggal," ujarnya dalam pesan singkat, Jumat (26/1).

Dilaporkan satu orang meninggal di Gunung Mas. Sampai saat ini di Kuala masih dilakukan evakuasi ke daerah aman. BPBD Provinsi Lampung dan BPBD Kota Lampung bersama aparat setempat dan masyarakat membantu evakuasi. Satu Pleton Brigif 3 Marinir juga dikerahkan untuk membantu . Saat ini banjir sebagian sudah surut.

Reporter : Ani Nursalikah
Redaktur : Heri Ruslan
2.200 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda