Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ratusan Warga Kalukku Sulit Dapatkan Air Bersih

Rabu, 23 Januari 2013, 16:45 WIB
Komentar : 0
Air Bersih (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Ratusan kepala keluarga di Kelurahan Bebanga dan Desa Uhaimate, Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat masih kesulitan air bersih. Karena, belum ada sarana yang dibangun pemerintah setempat untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Kecamatan Kalukku, Ali Sunar, di Mamuju, Rabu, mengatakan ratusan warga yang tinggal di kecamatan Lukku itu sangat membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Warga di wilayah itu masih memanfaatkan sumber mata air di atas gunung yang letaknya tiga kilometer dari tempat tinggal mereka.

Oleh sebab itu, menurutnya, pemerintah desa dan kelurahan akan memprioritaskan pembangunan air bersih di desa dan kelurahan melalui Program PNPM-MP. Ini agar masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih.

"Rencana pembangunan sarana air bersih di Kelurahan Bebanga, Desa Uhaimate, sementara ini dilakukan diverifikasi di tingkat kecamatan oleh Tim erifikasi PNPM-MP,'' katanya. ''Kita berharap usulan itu disetujui agar dapat diwujudkan pembangunannya.''

Ia mengatakan masyarakat sangat berharap agar dibangunkan sarana air bersih yang anggarannya mencapai ratusan juta itu. Sarana tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
779 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda