Sabtu, 6 Syawwal 1435 / 02 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polisi Buru Geng Motor Pelaku Pemanahan

Senin, 14 Januari 2013, 21:46 WIB
Komentar : 0
Antara
Razia Geng Motor (ilustrasi)
Razia Geng Motor (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Polres Palu memburu anggota geng motor yang diduga menjadi pelaku kekerasan dan aksi-aksi anarkis di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini.

"Kami sudah mengetahui identitas anggota geng motor itu," kata Kepala Polres Palu, AKBP Ahmad Ramadhan, di Palu, Senin.

Pada Minggu (13/1) dini hari, polisi telah mengamankan sekitar 40 remaja pengendara motor yang terkena razia oleh petugas. Para remaja yang sebagian masih pelajar itu didata dan kemudian dilepas.

Saat ini polisi juga masih menahan sejumlah sepeda motor yang diduga milik anggota geng motor yang meresahkan warga Kota Palu.

Ramadhan mengatakan ada sebuah geng motor dengan nama tertentu yang sering membuat kekacauan seperti tawuran. Anggota geng motor itu tak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam.

Dalam sepekan terakhir, terdapat 10 korban kekerasan yang dilakukan oleh gerombolan pengendara sepeda motor di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini. Para korban rata-rata terkena anak panah dan telah mendapat perawatan medis.

Pada Sabtu malam (12/1), empat orang mengalami luka sabetan benda tajam oleh gerombolan pesepeda motor. Korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Kota Palu.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tren Arus Mudik Saat Arus Balik di Pasar Senen
 JAKARTA -- Pada H+3 Stasiun Pasar Senen tak hanya menerima arus balik. Geliat arus mudik di Stasiun ini masih cukup tinggi. Menurut Kepala Humas...