Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Astaghfirullah, 162 Ibu Rumah Tangga Terjerat Kasus Narkoba

Selasa, 01 Januari 2013, 06:40 WIB
Komentar : 0
Agung Fatma Putra
Barang bukti narkoba

REPUBLIKA.CO.ID,  KENDARI -- Jajaran Polda Sulawesi Tenggara mengungkap 162 ibu rumah tangga terlibat dalam kasus tindak pidana kejahatan narkoba tahun 2012.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Ngadino di Kendari, Senin malam, mengatakan bisnis barang haram itu sudah merambah berbagai kalangan sehingga harus diwaspadai.

"Kalau beberapa tahun silam bisnis narkoba hanya melibatkan kalangan menengah ke atas namun sekarang sudah semua lapisan atau berbagai profesi, termasuk oknum aparat keamanan," kata Kapolda Ngadino didampingi Kabid Humas Polda Sultra AKBP A Karim Samandi.

Selain ibu rumah tangga juga kejahatan narkoba juga menyeret petani/buruh 182 tersangka, pelajar/mahasiswa empat orang, pekerja wiraswasta 639 orang, dua orang anggota Polri dan pegawai negeri sipil sebanyak delapan orang.

Kualifikasi tingkat pendidikan tersangka narkoba yakni sekolah dasar sebanyak 42 orang, sekolah menengah pertama 328 orang dan sekolah menengah umum 626 orang dan kalangan perguruan tinggi sebanyak satu orang.

"Tersangka berdasarkan kualifikasi pendidikan tingkat SMU kategori terbanyak --626 orang-- cukup memiriskan karena sesungguhnya mereka telah dieksploitasi oleh pengedar yang berpengalaman," kata Kapolda Sultra.

Data Direktorat Narkoba Polda Sultra mencatat kejahatan narkoba tahun 2012 mencapai 1.083 kasus atau meningkat dibandingkan tahun 2011 sebanyak 728 kasus.

Kasus narkotika sebanyak 70 kasus atau meningkat dibandingkan tahun 2011 sebanyak 51 kasus. Kasus psikotropika sebanyak dua kasus atau menurun dibandingkan tahun 2011 sebanyak 11 kasus.

Adapun tersangka kejahatan narkotika sepanjang 2012 sebanyak 70 orang, psikotropika dua orang, obat berbahaya sebanyak 1.011 orang. Kasus obat berbahaya sebanyak 1.011 itu meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun 2011 yang tercatat sebanyak 661 kasus.

"Dari keterangan tersangka maupun saksi belum ditemukan indikasi bahwa narkoba diproduksi di Sultra," katanya

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
1.354 reads
Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim(QS Ali Imran 3)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda