Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Aher Kerja Sama dengan TNI, Ada Apa?

Sabtu, 29 Desember 2012, 18:15 WIB
Komentar : 0
REPUBLIKA/ YOGI ARDHI
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bekerja sama dengan Kodam III Siliwangi untuk mengatasi degradasi di daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Menurut Aher, kerjasama ini membuktikan adanya kemanunggalan antara TNI dengan pemerintah daerah.

"Kami senang bekerja sama dengan TNI, termasuk dalam bidang lingkungan. Untuk tahun ini disiapkan Rp5 miliar untuk penghijauan di hulu hingga hilir," kata Aher, usai menanam pohon di DAS Citarun di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar melibatkan jajaran Kodam III Siliwangi dalam program pelestarian lingkungan tersebut, khususnya kegiatan penghijauan dan pembersihan DAS Citarum. "Kodam Siliwangi telah menanam 190 ribu lebih batang pohon dalam rangka penghijauan di berbagai kawasan di Jabar," katanya.

Selain itu, lanjut Aher, Kodam III Siliwangi juga telah menanam sebanyak 22 ribu batang pohon di Kecamatan Gedebage dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dalam rangka peringatan Hari Juang Kartika 2013. Pihaknya menambahkan, upaya menjaga keseimbangan alam perlu didukung semua pihak. Bila gotong-royong dijalankan degradasi lingkungan dapat dikurangi sehingga bencana alam berkurang.

"Kerjasama dengan TNI pada tahun-tahun mendatang akan terus kita tingkatkan,".

Redaktur : Abdullah Sammy
Sumber : Antara
2.336 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda