Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Banjir Rendam Puluhan Desa di Aceh Utara

Sabtu, 01 Desember 2012, 21:16 WIB
Komentar : 1
Republika/Adhi Wicaksono
Bencana banjir (ilustrasi).
Bencana banjir (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAACEH--Banjir bandang merendam sedikitnya 60 desa di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, dan ribuan warga mengungsi di 20 titik lokasi penampungan sementara di wilayah itu.

Kabag Humas dan Protokol Sekda Kabupaten Aceh Utara Fachrurrazi yang dihubungi dari Banda Aceh, Sabtu menjelaskan, banjir yang merendam desa-desa itu setelah hujan lebat mengguyur sejak Jumat (30/11) malam.

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana alam terburuk melanda wilayah penghasil gas di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Empat kecamatan yang dilanda banjir, Fachrurrazi menyebutkan masing-masing Matang Kuli, Tanah Luas, Pirak Timu dan Nibong.

Masyarakat korban banjir mengungsi di daerah yang lebih aman dan tinggi. Tenda-tenda darurat telah didirikan di beberapa titik pengungsian termasuk dapur umum.

Kabag humas menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengirim bantuan untuk kebutuhan masa panik kepada para pengungsi, seperti beras dan lauk pauk.

Ia juga menjelaskan, ketinggian air yang merendam pemukiman penduduk di empat kecamatan di Aceh Utara itu antara 80 centimeter hingga 1,5 meter.

"Masyarakat masih was-was kemungkinan air yang terus meninggi karena cuaca terutama di kawasan pegunungan di Aceh Utara masih hujan, dan awan tebal," kata Fachrurrazi menambahkan.

Ia menjelaskan bupati telah memerintahkan para camat dan instansi terkait tidak meninggalkan daerah dan terus memantau suasana hingga beberapa hari ke depan.

"Pemkab Aceh Utara juga telah menyiapkan speedboat, bantuan logistik yang kemungkinan dibutuhkan untuk memberi bantuan kepada korban banjir," kata Kabag humas dan protokol Sekdakab Aceh Utara.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Normalisasi Kebijakan Fiskal AS dan Subsidi BBM Indonesia
Analis dan pelaku pasar di Amerika menunggu langkah pemerintah selanjutnya dalam menangani subsidi BBM. Investor sedang mencari kesempatan menanamkan modal, di saat bursa...