Thursday, 9 Rabiul Akhir 1436 / 29 January 2015
find us on : 
  Login |  Register

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 1000 Butir Ineks

Saturday, 20 October 2012, 08:09 WIB
Komentar : 1
Antara Foto
Polisi Gagalkan Penyelundupan Pil Ineks
Polisi Gagalkan Penyelundupan Pil Ineks

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas Bea Cukai bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundukan satu kilogram sabu dan seribu butir ineks. Kedua jenis narkoba itu dibawa oleh seorang kurir, Andi Muhammad Ishak alias Undu.

Undu membawa kedua jenis narkoba itu didalam tas ransel hitam. Dia tiba di Bandara Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar pada Jumat (19/10) sore.

"Dia menumpangi pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. Ia tiba di Makassar pukul 18.15 WIB Ketika tiba, dia langsung dicegat Aparat Bea Cukai setempat," jelas kata Kepala Kanwil Bea Cukai, Heru Pambudi, saat dihubungi.

Dalam tas ranselnya petugas hanya menemukan pakaian, namun saat tas itu disobek barulah ditemukan dua paket yang dibungkus plastik dan alumunium. Dua paket itu ketika dibuka ternyata berisi sabu satu kilogram dan seribu butir ineks.

 Kini Undu ditahan oleh aparat dan akan diterbangkan ke Jakarta.




Reporter : Erdy Nasrul
Redaktur : Hazliansyah
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
100 Hari Kepemimpinan Jokowi, AS Angkat Bicara
WASHINGTON DC -- Seratus hari sudah kepemimpinan Presiden Jokowi, sebagian kebijakannya mengundang kontroversi baik di dalam dan luar negeri. Bagaimana pendapat dari...