Senin, 6 Zulqaidah 1435 / 01 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Disdikpora Siap Tindak Tegas Guru Asusila

Kamis, 11 Oktober 2012, 23:20 WIB
Komentar : 0
bhasafm.com
Pencabulan (ilustrasi)
Pencabulan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali akan menindak tegas Suroso (54) seorang guru SD Negeri 2 Teras jika terbukti melakukan tindak asusila terhadap siswanya.

Tindakan asusila seorang guru terhadap siswanya tersebut dinilai mencoreng moral pendidikan di Boyolali, kata Kepala Disdikpora Boyolali Drajatno, di Boyolali, Kamis (11/10).

Menurut Drajatno, bahwa perbuatan tersangka jika terbukti selain mencoreng dunia pendidikan, juga memperburuk citra guru, dan secara umum mencemarkan nama baik pegawai di Boyolali.

Pihaknya bersama tim segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik kepada tersangka, siswa yang menjadi korban, dan pihak sekolah bersangkutan.

Menurut dia, seorang guru semestinya harus dapat menjadi panutan, tetapi dia justru mencoreng nama baik profesinya. "Kami akan jatuhkan sanksi sekolah, jika terbukti ikut melanggar," katanya.

Ia menjelaskan, sekolah tempat tersangka mengajar, jika terbukti ikut melanggar ketentuan, tetap tidak lepas dari sanksi sesuai dengan proses dan aturan yang berlaku. "Jika pihak sekolah atau kepala sekolah mengetaui adanya kejadian itu, tetapi mereka ternyata tidak melaporkan," katanya.

Hal tersebut, lanjut dia, karena berdasarkan informasi tindakan asusila tersebut sebelumnya pernah terjadi, tetapi dapat didamaikan oleh pihak sekolah. Oleh karena itu, pihaknya segera melakukan klarifikasi kepada pihak sekolah bersangkutan kebenaran kejadian tersebut.

"Sanksi teguran tetap akan diberikan kepada pihak sekolah bersangkutan," katanya.

Tersangka Suroso yang melakukan tindakan tidak terhormat tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan di Markas Polres Boyolali, untuk pengembangan lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Dwi Haryadi, tersangka diamankan oleh Polisi awal Oktober 2012, dan dia kini sedang menjalani pemeriksaan, karena korban diduga lebih dari satu siswa.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...