Jumat , 22 September 2017, 21:20 WIB

In Picture: Adrianus Garu Buka Kemah Sosialisasi Empat Pilar di Ungaran

Red: Mohamad Amin Madani
Anggota Badan Sosialiasi MPR, Adrianus Garu, mewakili pimpinan MPR RI, Jumat sore (22/9), membuka secara resmi Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR di Balemong Resort, Ungaran, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Anggota Badan Sosialiasi MPR,  Adrianus Garu, mewakili pimpinan MPR RI, Jumat sore (22/9),  membuka secara resmi  Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR dalam suatu acara di Balemong Resort, Ungaran, Jawa Tengah. Peresmian pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh  Adrianus Garu yang juga anggota MPR dari Kelompok DPD RI ini. Dia didampingi oleh Kepala Biro Persidangan dan Sosialiasi Setjen MPR  Tugiyana, SIP, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka bidang Bina Muda, Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, MSc., Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah Drs. Hernowo Budi Luhur, SE., MSi., Andalan Nasional bidang Bina Muda KH. Mardani Zuhri, dan Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah.

Kegiatan diikuti sebanyak 200 peserta yang berasal dari anggota pramuka Kwarda Gerakan Pramuka Kota Semarang dan Kabupaten Semarang untuk selama tiga hari ke depan, sampai Minggu (24/9),  mengikuti seluruh kegiatan, baik indoor maupun outdoor. Kegiatan Kemah Soliasasi Empat Pilar sebagai salah satu metode sosialiasi, menurut Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Tugiyana, telah diselenggarakan sejak tiga tahun lalu, 2015, dan Kemah Sosialisasi Empat Pilar di Jawa Tengah ini untuk pertama kalinya pada 2017.

Adrianus dalam sambutannya menyatakan, Pramuka adalah pilar keempat dalam rangka mengawal NKRI yang kita cintai ini. “Ini bukan sekedar semboyan. Karena saya lihat semangat pada generasi muda kita pada sore hari ini luar biasa,” ungkap Adrianus Garu. Tentunya, kata anggota DPD asal NTT ini, jiwa-jiwa patriot yang sudah ditanamkan oleh leluluhur bangsa Indonesia kepada generasi muda tidak hanya sampai di Jawa Tengah, namun juga akan berkobar dari Sabang sampai Merauke.
 
Dia berharap, mulai hari ini bukan hanya 200 orang anggota pramuka Penegak, melainkan 200 ribu pramuka di seluruh Indonesia layak mengawal NKRI ini. Pramuka  harus menjaga Republik Indonesia dari gangguan yang datang dari manapun. Karena Pramuka selalu siap, baik di tengah badai, hujan, dingin, panas, dan selalu hadir dimana ada bencana. Pramuka adalah sahabat masyarakat Indonesia.

Selanjutnya, Tugiyana selaku ketua penyelenggara kegiatan Kemah Sosialisasi Empat Pilar ini menyatakan, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar adalah hal yang substansial dalam berbangsa dan bernegara dan dibutuhkan oleh generasi muda. Oleh karena itu, Tugiyana berharap, apa yang diperolehnya para peserta selama mengikuti  kemah ini dapat ditularkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat agar Empat Pilar ini dapat dipahami oleh masyarakat yang lebih luas lagi.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif