Jumat , 13 Oktober 2017, 18:18 WIB

Rumpun Masyarakat Betawi Undang HNW di Perayaan Milad Besok

Rep: Mabruroh/ Red: Dwi Murdaningsih
MPR
Rumpun Masyarakat Betawi (RMB) mengunang Hidayat Nur Wahid dalam perayaan miladnya, besok.
Rumpun Masyarakat Betawi (RMB) mengunang Hidayat Nur Wahid dalam perayaan miladnya, besok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumpun Masyarakat Betawi (RMB) akan menggelar hari jadinya yang ke-8 di Condet, Jakarta, pada Sabtu (14/10) besok. Dalam Miladnya nanti, RMB akan menggelar berbagai hiburan yang dapat disaksikan oleh masyarakat guna memperkenalkan budaya mereka.

"Milad ke-8 nanti akan diisi berbagai pegelaran budaya Betawi dan juga dari daerah lain," ujar Ketua Umum DPP RMB Nur Ali melalui siaran tertulis di Jakarta, Jumat (13/10).

Pagelaran-pagelaran tersebut di antaranya tari-tarian dari pelbagai daerah, pertunjukan silat, musik, serta macam-macam kuliner khas Betawi. Yang mana maksud dari ragamnya hiburan tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan persatuan anak negeri.

Acara ini dibuat khusus ingin mensosialisasikan budaya Betawi sebagai salah satu kekayaan nasional.Serta agar generasi muda Betawi tidak lupa akan jati dirinya terutama sukunya, ujar dia.

Dalam acara juga, terang Ali, akan ada pemberian santunan kepada anak yatim dan juga pemberian penghargaan kepada pendiri ormas. Selain itu, RMB juga akan mengundang wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno.

"Insya Allah Wakil Gubernur Jakarta terpilih Sandiaga Uno akan hadir," kata Ali.

Selain Sandi, RMB juga turut mengundang Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Sayangnya Hidayat tidak bisa memenuhi panggilan tersebut lantaran bertepatan dengan hari kontrol kesehatannya.

"Saya sangat mengapresiasi undangan DPP RMB. Namun, sangat saya sayangkan, dikarenakan pada hari itu, saya ada keperluan lanjutan di rumah sakit masalah kesehatan saya," ujar Hidayat Nur Wahid.

Kendati tidak bisa hadir, Hidayat menuturkan sangat mengapresiasi acara pegelaran Milad ke-8 RMB. Hidayat juga berharap agar acara dapat berlangsung dengan sukses dan lancar.

Sedikit dia menyinggung soal gubernur DKI terpilih. Hidayat menyarankan agar hasil Pilkada DKI ini agar disikapi dengan biasa-biasa saja. Hidayat tidak ingin ada aksi saling mencela baik dari pihak yang memang maupun yang kalah. Kepada yang kalah pun dia menyatakan agar Legowo saja.

"Pilkada DKI Jakarta itu bukan satu-satunya Pilkada, masih banyak pilkada lainnya selain di DKI Jakarta. Yang patut disyukuri adalah Pilkada tersebut tidak menimbulkan kejadian-kejadian anarkis serta konflik-konflik tajam seperti yang selama ini dikhawatirkan," ujar Hidayat.

Dalam kompetisi tambahan Hidayat, selalu ada pihak yang menang dan kalah. Sehingga apapun hasilnya menurut dia harus disikapi dengan bijak.

Berita Terkait

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif