Kamis , 28 September 2017, 17:40 WIB

Ketua MPR Optimistis Demokrasi tanpa Korupsi Bisa Terwujud

Rep: Amri Amrullah/ Red: Gita Amanda
Dok MPR RI
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyampaikan pidatonya saat bersilaturahim Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Ahad (3/9).
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyampaikan pidatonya saat bersilaturahim Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, Ahad (3/9).

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan membuka rangkaian Kongres ke III Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) se-Indonesia Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (28/9). Dalam orasi kebangsaannya Zulkifli Hasan, mengingatkan masyarakat untuk tidak memilih pemimpin karena uang.

Ia percaya, Demokrasi tanpa korupsi bisa terwujud dengan pendidikan politik pada masyarakat. Dalam dua minggu banyak kepala daerah ditangkap KPK. Kenapa? Karena sekarang semuanya diukur dengan uang. "Mari segera akhiri itu semua," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9).

Ketua Umum PAN itu juga menegaskan pendiriannya untuk mendukung penguatan dan perbaikan KPK. Dengan segala kebaikan dan keburukannya, keberadaan KPK tetap dibutuhkan. "Mari diperbaiki, bukan dibubarkan," ujar Ketua MPR.

Untuk itu, Zulkifli menghimbau untuk memilih pemimpin secara rasional dengan akal sehat. Mahasiswa harus terus kampanyekan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas dan kapasitasnya, sesuai amanat dari nilai-nilai Pancasila.

Dalam kesempatan itu Zulkifli menambahkan jika bangsa Indonesia kembali ke nilai-nilai maka cita-cita kemerdekaan akan tercapai. Ia berpesan kepada para mahasiswa Himapol untuk menjadi agen perubahan demi kemajuan masyarakat.

"Mahasiswa politik bisa berperan menjadikan masyarakat sadar politik, bahwa kedaulatan rakyat ditangan rakyat dan tidak bisa ditukar dengan harga murah," katanya.

Berita Terkait

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif