Sabtu , 19 Agustus 2017, 06:45 WIB

Sesjen MPR Secara Resmi Tutup LCC 2017

Red: Dwi Murdaningsih
mpr
Penutupan lomba cerdas cermat MPR.
Penutupan lomba cerdas cermat MPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usai sudah Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR Tahun 2017 yang telah berlangsung sejak 9 Agustus 2017. Dalam penutupan LCC, di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jumat (18/8) Sesjen MPR Ma'ruf Cahyono menuturkan adanya rasa bangga dan bahagia kepada peserta LCC yang sudah 10 hari di Jakarta.

Ma'ruf Cahyono mengucapkan selamat telah selesai mengikuti lomba pada kegiatan yang melelahkan. "Terima kasih kepada peserta yang telah mengikuti acara yang padat dengan diisi oleh karakter yang sportif dan toleransi. Kegiatan ini akan ada dari tahun ke tahun sehingga bila belum masuk grandfinal, bisa mempersiapkan lebih awal. Namun paling penting adalah peserta bisa mengimplementasikan Empat Pilar," harapnya

Sementara itu, Ketua Panitia LCC Empat Pilar, Tugiyana, mengatakan jumlah peserta dari acara dimulai, 9 Agustus 2017 hingga penutupan 18 Agustus 2017, masih lengkap. Dikatakannya, semua rangkaian kegiatan yang direncanakan pun sesuai dengan rencana. "Kalau ada dinamika dalam lomba itu merupakan hal yang biasa," kata Tugiyana.

Dia menuturkan kalah dan menang dalam lomba itu hal yang biasa. Ditekankan paling penting adalah substansi Empat Pilar sudah dikuasai oleh peserta sehingga Setjen MPR mengharap agar pemahaman Empat Pilar bisa ditularkan ke teman, saudara, dan masyarakat luas.

Ketika memberi pesan dan kesan dalam pelaksanaan LCC, Elmida, Guru SMAN 5 Pekanbaru, Riau, mengucapkan terima kasih kepada Setjen MPR yang telah memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti LCC. "Lomba ini merupakan sarana tepat untuk melakukan sosialisasi," ujarnya.

Ajang LCC di Jakarta disebut mampu mempupuk jiwa persatuan. Dengan adanya LCC, peserta dapat memahami Empat Pilar. "Pada anak-anak sudah tertanam rasa kebinekaan," ujarnya.

Menurut Elmida, kegiatan ini untuk mempersiapkan generasi emas untuk masa depan. "Mudah-mudahkan bila menjadi pemimpin, mereka akan menjalankan konstitusi," harapnya.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif